Beautiful Life (Bahagia, itu dari Diri Kita Bukan Orang Lain)

Hi ^^

I’m Back Again..

Sebelum mulai cerita, mungkin aku mau nyanyi dulu kali ya 😀

Bersyukur kepada Allah..

Bersujud sepanjang waktu..

Setiap langkahku, setiap nafasku..

Di iringi oleh Rahmat-Nya..

Alhamdulillah Wasyukrulillah

Bersyukur pada-Mu Ya Allah..

Kau Jadikan kami Saudara

Indah dalam Kebersamaan…

1452929988457

Yups, aku demen sama lagu yang dinyanyiin ka Rachel Amanda bareng sama Oppick, Oppick merupakan penyanyi lagu religi Indonesia favorit aku selain Sulis dan Hadad Alwi. sewaktu aku masih kecil, aku juga banyak ngoleksi mp3 Oppick, Sulis, dan Hadad Alwi. Lagu yang tadi aku nyanyiin itu judulnya ‘Alhamdulillah’ / bersyukur. Kenapa? aku ngerasa bersyukur banget sama Allah karena akhir-akhir ini aku ngerasa bahagia.

Walaupun aku gak tinggal bareng Orangtua kandung aku, tapi aku tetap bisa bahagia kok tinggal sama keluarga angkat aku, dan keluarga angkat ini gak jauh-jauh kok, masih punya hubungan sama mama gue, beliau adalah tantenya mama. Aku ngerasa bersyukur karena bahagia. Aku yakin Allah pasti memberikan kita kebahagiaan, cuman caranya berbeda-beda di setiap orang.

IMG20160116155016.jpg

aku, udah tinggal sama beliau lama banget, akrabnya sih aku sapa ‘nenek’ dari usia aku 5 tahun, waktu itu tahun 2000, aku udah di anter mama ke Samarinda, tempat tinggal nenek. Kenapa aku di anter mama? Karena, di daerah tempat gue tinggal (bukit Soeharto) dulunya belum ada sekolahan, padahal usia aku bentar lagi harus masuk sekolah. Maka dari itu, mama anter aku ke Samarinda, dan tinggal sama nenek, tujuannya biar bisa sekolah. Karena aku yang dari kecil udah suka sama yang namanya belajar, aku dulu sering main sekolah-sekolahan sama mama dan adik aku. Oya, aku belum cerita, kalo aku punya seorang adik yang usianya lebih muda 2 tahun dari aku, karena kita gedenya gak tumbuh bareng, kita gak pernah berantem atau apalah. Karena gak serumah, otomatis yang ada rasa kangen yang segunung. Saat pertama-pertama aku tinggal sama nenek, itu aku kangen banget sama keluarga dan aku sampe nangis, tapi segera di bujuk nenek, dan lama kelamaan aku pun terbiasa tinggal sama nenek. Sampai sekarang tahun 2017, dan aku udah kuliah semester 8.

Balik lagi. Tak terasa, 16 tahun sudah sejak kedatangan diriku ke Samarinda, waktu itu di usia yang sangat kecil, 5 tahun saat memutuskan untuk berpisah dari kedua orangtua dan adik yang sangat aku cintai. aku tinggal sama nenek hingga sekarang. Seseorang yang aku panggil ‘nenek’ walaupun aku tau sebenernya kalau beliau bukanlah ‘nenek kandung’ aku.

Setiap waktu. Setiap tahun. Setiap bulan. Setiap minggu. Setiap jam. Setiap menit. Bahkan setiap detik yang berlalu selalu aku habiskan dengan ‘membuntuti’ nenek kemana-mana. Habsy, Sholawat, ngaji, TPA. Begitulah keseharian aku sejak kecil hingga sekarang. Sejak kecil aku udah di tanamkan pelajaran agama sejak dini. Karena aku masih kecil, enak buat di asupin ajaran yang bener. Biar terbiasa dengan agama sampai tuanya. Dengan hasil didikan nenek itu, aku pun tumbuh secara islami, sobat. Mau ngapain aja selalu berlandaskan islami :D.

Waktu yang terus berjalan, membuat aku ngerasa gak ‘kerasaan’ aja tahun-tahun yang udah berlalu, karena emang aku gak ngelakuin banyak hal. aku pernah dengar ceramah agama, kalo kita hidup dengan ‘gak ngerasa’ dengan waktu yang udah berlalu, itu artinya kita kurang ngelakuin hal-hal baik yang membuat waktu terasa untuk di kenang. Bener, sedari kecil aku hanya menjalani waktu sekolah, sekolah, dan sekolah. Gak ada hal lain yang aku lakuin di rumah, selain ngebuntutin nenek kemana-mana. Itu, sebabnya aku ngerasa waktu cepat berlalu, tanpa ada banyak hal bermanfaat yang aku lakuin.

Sekarang aku sadar, makin kesini usia aku makin bertambah tua, walaupun rillnya dari Allah jatah usia aku hidup di dunia makin berkurang setiap harinya. Dan aku juga bertambah dewasa di usia 21 tahun ini. aku udah di awal kepala 2, udah saatnya bagi aku untuk ‘berproses’ menjadi makhluk yang lebih baik. aku harus banyak berbuat baik selama sisa umur ini. Karena aku gak tau sampai kapan Allah memberikan jatah umur pada aku untuk hidup di dunia ini.

Nah, aku cerita lagi. Ketika aku mulai masuk kuliah. aku kan tinggal di asrama, nah aku udah gak islami-islami banget lagi. Apalagi setelah ketular ‘virus’ KPOP sama temen sekamar aku. KPOP itu adalah pencinta segala hal-hal yang berbau dengan ‘Korea’ 😀 pokoknya semenjak itu, keseharian aku gak pernah lepas dari yang namanya virus ‘ngepoin’ kehidupan bias 😀 bahkan sekarang saking sukanya dengan para bias, aku pernah membuat blog  yang mereview hal-hal yang bias gue suka, tapi udah aku hapus. dulu tujuan aku buat blog khusus KPOP adalah berharap bisa berbagi informasi dengan kalian. Ketika aku mendapatkan sebuah informasi, aku gak mau menikmatinya sendirian. Makanya aku mau bagiin informasi-informasi yang aku dapetin kepada kalian dengan mereview. Itu juga gak sembarangan kok, ada sumbernya, dari wawancara yang mereka lakukan jadi, berdasar fakta yang terucap dari mulut mereka. Alasan, aku ingin berbagi adalah karena aku ingin bahagia. aku bahagia hanya dengan berbagi bersama orang lain. tapi sekarang aku pikir berbagi gak harus tentang Korea Kan? so, aku buat Blog ini, untuk berbagi lebih banyak hal, tidak hanya seputar Korea atau hal yang aku alamin secara pribadi.

Bahagia itu bentuknya banyak sobat. Dan orang lain gak akan tau style bahagia kita itu seperti apa. Hanya diri kita yang tau, karena hanya diri kita yang paling mengerti dan paham tentang kita. Untuk itu, mumpung masih muda, yuk kita cari tau, hal apa yang membuat setiap orang bahagia dalam dirinya masing-masing. Banyak kok bentuknya, ada yang bahagia dengan hobi. Ada yang bahagia dengan berbagi. Dan ada yang bahagia dengan berkeluarga. Banyak kok, kita tinggal menemukan hal-hal yang membuat kita bahagia dengan cara mencari yang cocok dengan kita sesuai keinginan hati kita.

Tentang rencana masa depan aku. Selain sukses lulus kuliah 😀 aku (masih) sangat ingin menjadi penulis dan sutradara. Maka dari itu, 4 tahun terakhir yang aku lalui ini selalu aku berusaha sisihkan waktu buat nulis. Entah nulis apapun itu. Yang terpenting bagi aku adalah membiasakan diri terlebih dahulu. Baru aku bisa menikmati feeling dalam menulis itu. Selain bahagia dengan berbagi bersama orang lain, aku juga bahagia dengan menulis. Hal yang paling sering aku tulis adalah imajinasi bersama bias, tentu bukan di blog, tapi di lembaran HVS biasa. Entah itu berupa fanfiction dengan episode-episode yang panjang atau sekedar khayalan menikah dengan bias. Ya, itulah hal-hal yang aku tulis. Selalu. tapi sekarang udah mulai berkembang semenjak aku berniat dakwah lewat tulisan :D, sudah mulai belajar menulis tentang novel dengan genre religi, semoga kesampaian yah 😀 target besar aku adalah sampai difilmkan :D.

aku punya mimpi menjadi sutradara. Setelah banyak menonton drama korea, akupun mulai menulis untuk calon naskah novel. Jujur, aku udah buat beberapa tapi rata-rata baru separo jalan. aku adalah orang yang mudah bosan. Jadi ketika aku mulai bosan,aku akan menulis hal baru. Untungnya, sebelum menulis naskah itu, aku selalu menulis ponit-point pentingnya terlebih dahulu hingga part terakhir. Sehingga, ketika suatu saat gue mau ngelanjutin lagi gue gak perlu khawatir lupa ceritanya, karena udah gue tulis point/inti cerita di setiap episodenya. cuman yah gak tau. entah kenapa Writer Block selalu tiba-tiba melanda.

Resolusi terbesar aku di tahun 2018 nanti, yang aku ingin itu tercapai pada tahun 2019-2020 ialah berhasil menerbitkan novel-novel dari beberapa naskah aku. Doain aku ya. Dan aku harap novel-novel aku bisa di filmkan, seperti penulis favorit aku, Asma Nadia. aamiin. doa dulu aja kali dicatet sama Allah.

Selagi kita masih diberi nafas, umur, dan waktu, gunakanlah waktu itu dengan sebaik-baiknya. Tentu bukan membuang-buang waktu dengan hal-hal yang tidak bermanfaat. Tapi lakukanlah hal-hal baik/bermanfaat yang bisa kau lakukan. Bukan hanya untuk dirimu tapi juga manfaat untuk orang lain. Karena, sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya.

 

IMG0172AIMG0231AIMG0219AIMG0238A

4 komentar di “Beautiful Life (Bahagia, itu dari Diri Kita Bukan Orang Lain)

    • Aamiin,,

      Masa sih?? Aku kok nggak merasa 😀😀

      Ahaha iya, pagi itu waktu paling pas buat ngeblog karena biasanya orang2 bangun tidur pada pegang hp atau buka pc 😀 dan juga karena udah dijadwalin sih 😀

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s