Surah ar-Ra’d ayat 11

Ada suatu penggalan dalam salah satu surat cinta Allah dalam surah ar-ra’d ayat 11 yg dapat kita jadikan suatu renungan yg artinya berbunyi: “sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yg ada pada diri mereka sendiri”.

Bicara tentang perubahan. Entah itu nasib atau sikap dan sifat. Jadi, seseorang itu dapat berubah karena 2 faktor, pertama karena orang lain dan kedua karena dirinya sendiri. Orang yg berubah karena orang lain, berarti mereka ingin menyeimbangkan antara diri mereka dengan orang lain. Menyatukan. Biar lebih klop. Ibarat kata lebih serasi. Tapi ini kadang tidak begitu valid, karena jika orang yg diikutinya sudah tidak bersamanya lagi, maka ia akan kembali ke sikap awalnya atau bahkan lebih buruk lagi. Sementara itu, orang yg berubah karena dirinya sendiri berarti orang yg sangat sadar diri. Entah sadar karena banyak kekurangan dalam dirinya atau apapun itu. Yang jelas suatu keinginan besar ingin berubah itu berasal dari hati bukan paksaan. Seperti yang saya katakan sebelumnya, seseorang itu dalam melakukan hal apapun tidak dapat dengan paksaan tetapi harus berasal dari hati mereka sendiri. Karena sesuatu yang dilakukan dengan paksaan hasilnya tidak akan maximal. Berbeda dengan yang dari hati yg hasilnya cenderung membuat puas dan bangga. walaupun tak seberapa, tetapi murni dari hati. Sehingga terlihat lebih natural bukan tertekan baik mental maupun batin. Kelihatan kok bedanya. Itu pasti. Coba deh diteliti. Teliti yg benar benar jeli. Bukan abal abalan. Jadi, seseorang itu bukan tidak bisa berubah. Tetapi belum berubah, belum ada faktor yg mendorongnya untuk berubah. Hanya saja, seseorang itu belum bisa berubah tetapi belum bisa mengendalikan dirinya sendiri. Sehingga, tergantung orang itu ingin berubah apa tidak. Berubah kearah mana. Arah yang lebih baik atau justru sebaliknya. Saya nulis ini, bukan tanggapan saya sendiri. Tetapi dari beberapa tanggapan teman teman dan atas dasar surat cinta Allah diatas, sehingga bukan murni pendapat saya. Saya hanya mencoba untuk menyimpulkan. Terimakasih sudah membaca. Aku harap jangan pernah bosan dengan ini. Mungkin ini tidak cocok menjadi status di sosial media. Tetapi, artikel lebih tepatnya. renungan juga for us. untuk kita semua.

Advertisements

4 thoughts on “Surah ar-Ra’d ayat 11

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s