Sebab Orang Berubah

Assalamualaikum semuanya^^

Apa kabar? Sudah lama neng tidak bersua, dan… Ah… Ternyata sudah akhir tahun saja.. 

Gak pada lupa kan sama neng? Kalo lupa, kenalan lagi aja 😀

———————————————————————–

Kurang lebih dua Bulan gak pernah menulis di blog ini lagi, bukan gak ingin tapi karena kesibukan yang teramat sekali sehingga kadang udah niat ngeblog jadi lupa sering banget terjadi, hihi. 

Hari ini mau bercuap cuap ria aja, kalo ada yang mau ikutan bisa di kolom komentar ye asal jangan buat rusuh ntar tercyduk hehe. Dan, hari ini neng mau ngebahas tentang perubahan. Perubahan sikap manusia.

“Kamu udah gak kayak dulu lagi”

“Kamu bukan seperti yang aku kenal”

“Kamu berubah”

Begitulah cuitan orang lain ketika menyaksikan ada yang berubah terhadap orang di sekitarnya. 

Neng yakin, sebelum kita menemukan fakta bahwa orang lain berubah baik secara sikap maupun kata-kata, sebagai manusia seperti yang lainnya kitapun juga pasti pernah berubah. Ada yang sadar, dan ada juga yang tidak menyadari kalau dirinya berubah. Entah berubah menjadi lebih baik, atau…. Sebaliknya. Terkadang juga, kita sibuk memperhatikan bahkan mengomentari perubahan orang lain, tapi kita lupa untuk merubah diri kita sendiri untuk menjadi lebih baik. Kita terlalu asyik nyinyirin gaya hidup maupun sikap orang lain sampai kita lupa bahwa sejatinya dimata orang lain kitapun tidak ada bedanya. Dinyinyirin juga pasti. Digosipin, difitnah, dan lain sebagainya. 

Bahkan, yang parahnya adalah zaman sekarang ini zaman serba salah. Bahagia dinyinyirin. Sedih dinyinyirin. Mendadak kaya dinyinyirin. Jatuh miskin dinyinyirin. Punya pacar dinyinyirin. Nikah dinyinyirin. Makan enak dinyinyirin. Makan cuma satu menu dinyinyirin. Pokoknya serba salah. Semua serba bisa jadi bahan nyinyiran! Syukur kalau yang dinyinyirin orangnya sabar, coba kalo nyinyirin orang yang emosian, apa kagak berantem? Untung kalo yang dinyinyirin orang biasa bahkan tidak terkenal, coba kalo yang dinyinyirin anak presiden, apa kagak masuk penjara? 
Nah, karena adanya nyinyiran ini yang terkadang menjadi sebab kenapa begitu banyak orang berubah. Ada yang berubah jadi lebih baik, ada juga yang berubah menjadi lebih buas. Everybody know batasan diri sih. Harusnya gimana. Memang sebaiknya kita tidak berubah, tapi terkadang karena suatu hal mengharuskan kita untuk berubah. 

Ada banyak faktor sebenernya yang menyebabkan orang lain berubah. Mau tau? Sok dilanjut bacanya ya, kalo gak mau tau ya udah skip aja tulisan ini, hehe. Tapi jangan nyinyirin neng dong ah… 

1. Lingkungan

Faktor pertama, sudah pasti dan sudah tentu adalah hal yang paling memungkinkan untuk berubah. Ketika dia berada di lingkungan yang nyaman, tentu dia akan berubah menjadi orang yang lebih ramah, lebih humble, atau friendly dan lain sebagainya, bahkan bisa juga lingkungan yang nyaman membuat seseorang berubah menjadi sosok yang mudah meremehkan, selalu menganggap enteng apapun yang ada disekitarnya. Jadi, sebenernya lingkungan itu entah nyaman atau tidak pasti membuat kita berubah, entah menjadi orang yang lebih baik atau sebaliknya. Tergantung pribadi masing-masing orang. Tapi, neng pikir setiap orang pasti sudah tau mana yang terbaik untuk dirinya. 

2. Keluarga

Faktor kedua adalah keluarga. Sebanyak-banyaknya orang punya sahabat, setelah q dekatnya dengan sahabat, tetap saja kita tidak bisa mematahkan fakta bahwa orang yang paling dekat dengan kita dalam hubungannya adalah keluarga. Terutama dengan orang tua. Entah hubungannya baik atau sebaliknya. Meskipun terkadang dalam situasi nyata tidak berbaikan, tapi ada yang dinamakan hubungan batin. Terkadang, yang memungkinkan untuk berubah itu bukan karena sedekat apa hubungannya, tapi dari masukan, saran, dan lain sebagainya. Kadang ada yang lebih mengesankan kata-kata daripada sikap ada yang sebaiknya. Bagaimana perubahannya tergantung dari seberapa besar dia respect atau setuju dengan apa yang keluarga katakan. 

3. Teman

Faktor ketiga adalah teman. Kita mungkin punya banyak teman tapi kita gak tau berapa orang yang beneran tulus. Kita mungkin punya banyak teman yang memberikan saran terbaik dan mendengarkan keluhan kita dengan baik, tapi kita gak pernah tau ada berapa orang yang berusaha menjatuhkan kita setelah mengetahui dimana kelemahan kita. Sehingga nggak jarang karena teman orang lain juga banyak yang berubah secara sikap, dan perubahan itu terjadi karena adanya suatu alasan yang menguatkan. Makanya karena temen bisa jadi penolong, bisa juga jadi musuh kalau mau curhat masalah pribadi sebaiknya hati-hati cari orang yang memang sudah dikenal lama dan bisa menjaga rahasiamu. 
4. Pasangan

Faktor keempat adalah pasangan. Entah karena Cinta atau apa kebanyakan orang berubah itu demi atau karena pasangannya. Adanya pasangan juga terkadang membawa hal positif seperti lebih terinspirasi dan hal negatif seperti suka bikin gagal pokus atau kurang konsentrasi. Apapun alasannya kadang banyak orang yang tadinya anak baik-baik karena punya pasangan yang you know mereka merubah sikap si anak baik-baik tadi menjadi anak yang berani menentang orangtua, melawan orangtua dan lain sebagainya. Ya kembali ke diri masing-masing sih sebenernya tujuan punya pasangan itu apa.

———————————————————————-

Intinya sih, orang itu berubah pasti ada sebab. Apapun sebabnya mereka pasti berawal karena suatu alasan. Ya… Sebagai yang punya sifat manusiawi janganlah kan dinyinyirin apapun dan bagaimanapun perubahan orang lain. Entah dia mengubah tujuan atau prinsip hidupnya kita gak tau, entah dia sedang dilanda kesedihan atau apapun kita gak tau, entah dia bahagia atau apapun kita juga gak tau yang sebenernya. Karena sejatinya kadang banyak orang yang menjadi aktor dan aktris hebat yang mampu menyembunyikan bagaimana perasaannya yang sebenarnya. 

Ya… Mau gimanapun juga, kita gak punya hak ikut campur urusan orang lain atau hidupnya. Setiap orang punya gaya, tujuan, dan prinsip hidupnya masing-masing. Setiap orang juga tahu pasti apa yang membuatnya down atau bahagia. Karena hidup sejatinya memang pilihan. Dan itu tergantung pada kita mau memilih jalan kanan atau kiri atau tetap dijalan ini. Mau jadi orang baik atau jahat atau tetap seperti yang saat ini. Biarkan saja, karena yang punya diri pasti lebih tahu apa yang terbaik untuk dirinya sendiri, hanya saja kadang masih banyak orang yang buta tuli dengan hal itu. 

Lalu bagaimana dengan kalian? 

Iklan