Anak dan Gadget

Source : budak-bangka.blogspot.com

Anak-anak zaman now, sangat sangat jauh sekali perbedaannya dengan anak-anak di zaman old. Bisa kita bandingkan, meskipun gak ada yang bisa memungkiri bahwa setiap manusia gak ada yang suka dibanding-bandingkan, bukan hanya dengan orang lain, dengan waktu pun terkadang mereka gak mau :D. Anak-anak zaman old, ketika berumur, 1, 2, 3, 4 tahun, dan seterusnya belum kenalan sama yang namanya gadget, mainan juga masih suka sama orangtuanya, masih suka sama temen-temennya main mainan tradisional, main pondok-pondokkan, main boneka, main bepe-bepean, main asinan, main masak-masakkan, main layangan, main sepedaan, main balap mobil tamiya, seru banget teriakan zaman old, ada yang nangis karena kalah, karena gak di ajak, atau karena rebutan. Beda ya sama zaman now masih bisa dibilang bayi udah kenal sama gadget, belom juga 5 taun udah khatam main mobil legend *sumpah, aku aja gak tau, gak kenal dan gak mau tau sama game ini*.

Terkadang, aku gak ngerti sama para orangtua muda zaman now, anaknya masih kecil banget dah dikenalin sama gadget, akibatnya ya jadi berdampak buruk buat si anak karena kecanduan. Kita ngasih tau yang bener dibilang, kolot, monoton, gak gaul, gak canggih. Giliran ngumpul anaknya lebih sayang gadget ketimbang orangtuanya baru deh marah-marah, ngomel-ngomel, dibilang durhaka, coba instropeksi dulu, salah siapa ngenalin gadget yang membuat kecanduan kepada anak sejak Dini?

Seperti yang kita tau, zaman paling Indah, paling asik, paling gak ada masalah selain nangis berantem dan sebagainya adalah zaman kanak-kanak. Mestinya masa kanak-kanak itu kita manfaatkan betul-betul, full time begitu, karena masa kanak-kanak hanya sekali dia tidak akan pernah terulang kembali. Kalo masa kanak-kanak lebih banyak anak pegang gadget atau orangtua pegang gadget ketimbang sentuhan fisik satu sama lainnya, lama kelamaan hubungan antara si orangtua dan si anak akan menjauh. Memang ada sih sebagian orangtua yang membatasi penggunaan gadget buat si anak. Tapi, aku rasa sama sekali gak pakai gadget di masa kanak-kanak adalah pilihan terbaik, karena waktumu bersama anak-anakmu lebih berharga daripada gadget.

Gadget itu untuk anak kecil jahat deh. Kenapa? Karena dari sana mereka kenal game akhirnya kecanduan, dan dari sana juga mereka kenal dunia internet dengan segala kejahatannya, contoh paling gampang adalah youtube. Pertama bener sih searchnya lagu anak misal, lama-kelamaan si anak yang super penasaran dan punya rasa ingin tahu yang tinggi buka ini itu, dari yang wajar sampai yang gak wajar, akhirnya si anak waktunya habis dengan si gadget. Anak sekolah jadi begadang, bangun kesiangan, berangkat telat, pelajaran gak masuk, PR gak dikerjain, nilai anjlok, berakhir gak naik kelas atau gak lulus hanya karena satu barang, gadget dan sejuta kecanduannya. See, mau anaknya menjadi seperti itu? Aku sih enggak.

Sebagai orang tua juga, jangan contohin anaknya hal yang kurang baik. Jangan melarang anak ketika kita masih melakukan hal itu, contoh kata orang tua jangan pakai gadget ketika makan, ketika ngumpul keluarga, tapi orangtuanya sendiri melakukan itu. Jangan heran kalo si anak protes “mama sama papa aja pakai gadget kalo lagi ngumpul kok aku gak boleh?” hayoloh, mau jawab apaan? So, contohin hal yang bener dan baik ke anak sejak Dini, karena gini anak itu kan anugrerah, titipan, dan amanah, tanggung jawab orangtua itu besar, kalau si anak sampai tidak baik kelakuannya orangtua juga akan kena dampaknya, mau? Aku sih enggak 😀

Lebih baik, anak-anak waktunya habis bersama orang tuanya, bermain bersama orang tuanya, belajar bersama orang tuanya, bereksperimen bersama orang tuanya, itu lebih baik, lebih membuat kita dekat dengan anak, lebih membuat anak menjadi terbuka dan percaya diri, tentunya membuat anak memiliki kelakuan dan sikap yang lebih baik.

Perlakukan anakmu sesuai dengan usianya, jangan sampai dia dewasa sebelum waktunya atau tetap seperti anak-anak di usianya yang mulai beranjak dewasa.

Paling mentok ya, mulai boleh pakai gadget itu usia SMP, itupun bukan untuk game online, ataupun internet, hanya untuk tugas saja. Usia inipun juga masih harus dibatasi, karena usia-usia ini si anak akan mulai puber, kalo gak didampingin dan diawasi bisa gawat hihi.

Ada yang setuju sama aku gak?

Apa pendapat kalian tentang anak dan gadget?

13 thoughts on “Anak dan Gadget

  1. Setuju,, bukan hanya kecanduan secara psikologi, namun juga gak baik buat pertumbuhan fisik anak, terutama yang berinteraksi dengan gadget,

    Ya betul sih, sesekali biar anak peka dengan perkembangan zaman, cuman tetap ada aktivitas bersama orang tua agar tumbuh kembang jasmani dan rohani optimal..

    Disukai oleh 1 orang

  2. kecanduan gadget itu sayangnya memang bisa terjadi. Keponakan aku sih pada dibatasi pegang gadgetnya, sama ortunya banyak dikasih alat2 kerajinan tangan gitu. Lumayan mereka jadi ga berkutat di gadget terus

    Disukai oleh 1 orang

  3. Setuju dong neng, namanya gadget harus dimanfaatkan untuk produktivitas dong bukan malah menimbulkan konflk.
    Tapi dilematis juga sih, di satu sisi kadang orang tua pun dengan gaya hidup ber-gadget juga misalnya main hape, main games, chat sana sini dengan grup WA, Line yang notif nya saling bertempuran, membuat secara tidak langsung anak jadi mengikuti. Jadi ada baiknya dari sisi orang tua juga proaktif misalnya pada saat bersama keluarga lupakan dulu segala grup chat, sos med dan lain lain cobalah fokus untuk bermain bersama anak. Saya yakin pasti si anak juga sedikit demi sedikit mulai memahami efek buruk gadget tsb

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s