Cara Menghilangkan Pikiran Negatif

Assalamu’alaikum ^^

Hola ^^

Sebagai manusia, dalam keseharian yang kita jalani, kadang kita seringkali suudzon. Seringkali memiliki pikiran negatif kepada orang lain. Pikiran negatif adalah pikiran yang buruk, pikiran yang tidak-tidak, pikiran yang bukan-bukan. Pikiran negatif jangan dipelihara. Pikiran negatif seperti ini harus kita hilangkan, jika tidak hal ini akan membawa pengaruh buruk dalam hidup kita.

Pikiran negatif itu seperti sugesti negatif terhadap diri kita. Seringkali, Baru bangun tidur, ketika melihat schedule hari ini atau mengingat apa yang harus dilakukan hari ini, Belum terjadi, kita sudah membayangkan hal-hal yang buruk. Kegagalan. Ketidak berhasilan. Kekhawatiran. Dan lain sebagainya. Ketika pikiran negatif selalu kita tanamkan dalam diri kita, lama-kelamaan apa yang kita pikirkan, sesuatu yang negatif, sesuatu yang buruk itu akan terjadi, sesuai dengan pikiran kita.

Bagaimana cara menghilangkan pikiran negatif dalam diri kita?

Berikut, Ada beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk menghilangkan pikiran negatif.

  1. MENGINGAT HAL POSITIF YANG PERNAH DIALAMI

Setiap manusia pasti pernah mengalami hal yang baik, hal yang postif, hal yang menyenangkan. Ketika, pikiran negatif mulai hadir dipikiran kamu, cobalah untuk mengingat kembali pengalaman positif, pengalaman manis yang pernah dialami. Sehingga, ketika kita selalu mengingat pengalaman positif tersebut maka kita pun akan termotivasi dan berpikiran negatif. Jangan pernah menjadi orang yang pesimis. Ingatlah pengalaman positif yang pernah anda alami.

2. PERCAYA BAHWA SEMUA YANG AKAN DIALAMI BAIK-BAIK SAJA

Selalu sugestikan dalam pikiran kamu bahwa ” semua akan baik-baik saja “. Ketika memiliki ujian, cobaan, atau masalah dan kita selalu mengatakan ” semua akan baik-baiak saja ” artinya kita sedang berusaha menenangkan diri sendiri. Setiap manusia pasti mampu mengatasi masalahnya sendiri, tapi yang bikin kita nggak mampu adalah diri kita sendiri. Malas berjuang. Nggak mau keluar untuk menyelesaikan masalah. Padahal jika kamu mau berjuang untuk menyelesaikan masalah, kamu pasti mampu untuk menyelesaikan masalah. Oleh sebab itu, tanamkan dalam pikiran kamu bahwa ” Saya mampu ” untuk menyelasaikan masalah.

3. INGAT HAL BAIK YANG HARUS DISYUKURI

Ingatlah, Allah memberikan banyak hak baik, banyak rezeki, kesehatan, kenikmatan, maka hal itu harus kita syukuri. Jangan berpikiran negatif untuk kedepan. Biasanya yang membuat kita berpikir negatif adalah kata-kata kita sendiri. Bagaimana jika saya sakit besok? aduh, besok pasti saya gagal. Saya khawatir dengan masa depan saya. STOP. STOP untuk berkata hal-hal yang negatif. Hal seperti ini harus segera diatasi. pikiran-pikiran negatif muncul jika kita tidak bersyukur. Lihat dan pikirkan betapa banyak orang diluar sana yang tidak seberuntung diri kita. Tanamkan dalam diri kita pikiran positif. Syukuri atas segala Rezeki, kesehatan, maupun kenikmatan yang nggak bisa dimiliki oleh semua orang. Lambat laun, tanpa disadari pikiran negatif akan menghilang secara perlahan.

4. INGAT ORANG-ORANG YANG ANDA PERJUANGKAN

Ingat orang-orang yang harus kamu perjuangkan. Orang-orang yang membutuhkanmu. Siapa mereka? mereka adalah keluarga, anak, istri, ataupun suami. Ingatlah, merekalah yang harus kamu perjuangkan, yang harus kamu banggakan. Kalau setiap hari kamu berpikir negatif, bagaimana caranya bisa membanggakan meraka?. Buang semua pikiran negatif. Saya pasti bisa, saya pasti berhasil membanggakan keluarga saya. Ingat setiap diri kita berharga untuk keluarga kita. Ingat, bahwa ada orang-orang yang harus kamu perjuangkan, harus kamu banggakan, dan harus kamu bahagiakan.

5. INGAT BAHWA ALLAH MAHA BAIK

Allah nggak akan memberi ujian, cobaan, atau masalah kepada kita melebihi batas kemampuan yang kita miliki. Ketika manusia diberikan masalah, jangan serta merta menyalahkan Allah, artinya Allah Sayang sama kita. Adanya masalah berarti Allah Sayang dan cinta sama kita, Allah ingin mendidik kita menjadi pribadi yang hebat dan luar biasa. Karena manusia yang luar biasa dan hebat tidak terlahir dari ketenangan, tapi terlahir dari gelombang, ujian, cobaan, ataupun masalah yang datang silih berganti.

Jadi, sebenernya segala kejadian buruk atau hal negatif lainnya yang terjadi pada kita disebabkan oleh kita sendiri. Disebabkan oleh pikiran dan sugesti kita sendiri. Ketika Kita mensugestikan hal yang negatif, itulah yang akan terjadi. Oleh karena itu, Kita harus menghilangkan pikiran negatif itu dari dalam diri kita. Berubah memang nggak bisa sekaligus. Sekali coba langsung berhasil. Nggak. Semua ada tahapannya. Begitu juga dengan menghilangkan pikiran negatif. Nggak bisa sekali coba langsung hilang. Apalagi kalau kita sudah terbiasa untuk berpikir negatif pasti akan membutuhkan waktu untuk mengubahnya menjadi pikiran positif.

Untuk berubah jadi lebih baik, Semua ada prosesnya. Semua ada tahapannya. Sekali mencoba. Gagal. Coba lagi. Jangan menyerah. Percaya deh, hidup kita nggak selamanya diliputi kegagalan, ada masanya kita berhasil. Mulailah dengan perlahan. Mulailah tahapan-tahapan dari yang mudah. Karena sesuatu hal yang jelek, hal yang negatif jika kita sudah biasa melakukannya pasti akan sulit untuk dirubah. Bisa berubah, asal dipaksa. Dan nggak ada salahnya memaksakan diri untuk melakukan perubahan yang positif. Semangat terus ya, Semoga bermanfaat dan kita bisa mengurangi pikiran-pikiran negatif yang menyelimuti dunia ini ^^

Iklan

Cara Menghadapi Haters

Assalamu’alaikum ^^

Hola ^^

Dalam hidup yang kita jalani, apapun yang kita lakukan dalam hidup ini, nggak semua orang suka dengan perbuatan kita ataupun dengan diri kita. Orang-orang inilah yang biasa kita sebut dengan haters. Kadang inilah yang membuat beberapa orang menjadi down. Kadang, ada orang yang sedih saat dia tau kenyataan bahwa ada saja orang yang tidak suka dengan dirinya. Padahal dia sendiri, selebgram bukan. Youtuber bukan. Artis juga bukan. Bahkan kehidupannya pun, nggak semua di ekpos ke media sosial. Diikutin kamera enggak, masuk media pun juga enggak. Tapi kenapa dia punya haters?

Sebelum anda bertanya mengapa anda punya haters, Tanyakan pada diri anda masing-masing terlebih dahulu. Apakah saya seorang haters?

Haters adalah orang yang nggak suka dengan orang lain. Pokoknya dimata haters, apapun yang orang lain lakukan selalu salah. Komentar yang disampaikan pun berupa kritikan yang menjatuhkan. Tentu berbeda dengan orang yang mendukung, meskipun mengkritik, biasanya dia memberikan kritikan yang membangun. Mengkritik, tapi selalu ada solusi disemua kritikannya. Kamu itu begini, begini, begini. Sebaiknya kamu itu begini, begini, dan begini. Berbeda dengan haters komentar mereka pasti negatif dan menjatuhkan. Nggak ada solusi sama sekali. Termasuk yang manakah anda?

Lalu, Bagaimana cara menghadapi haters?

Saat kita sadar bahwa kita memiliki haters, kita harus introspeksi diri. Bahwa, nggak semua orang suka dengan kita. Nggak semua orang selalu mendukung, selalu suka dengan apapun yang kita lakukan. Ada juga orang yang nggak suka dengan kita. Dan ini pasti. Kita memang perlu mendengarkan kata orang, tapi jangan dipikirkan. Karena kalau dipikirkan itu hanya akan menjadikan down. Langkah yang paling tepat adalah, menyadari bahwa nggak semua yang kita lakukan benar. Nggak semua yang dilakukan baik. Meskipun kamu merasa benar, tapi ingat akan selalu ada orang yang akan menganggapmu salah dalam hidupmu. Setelah kamu menyadari hal itu, langkah berikutnya adalah memperbaiki. Pertahankan apa yang sudah baik dan ubahlah apa yang tidak baik dalam dirimu.

Adakalanya kita harus mendengarkan apa kata haters, tapi jangan menjadi lemah hanya perkataan seseorang. Resiko hidup di dunia ini adalah harus menerima apapun yang akan orang katakan pada diri kita. Positif atau negatif. Perkataan orang yang positif tentang diri kita, jadikan itu semangat dalam menjalani hidup. Perkataan orang yang negatif tentang diri kita, jadikan itu pembelajaran baru dalam menjalani hidup.

Untuk menjadi manusia yang lebih baik, nggak semua yang kita lalui tentang hal baik. Pasti ada juga yang nggak baik. Nggak semua yang dilakukan baik dan benar, ada masanya kita melakukan kesalahan. Nggak semua orang suka dengan kita, Pasti ada saja orang yang nggak suka dengan kita. Itu bagian dari hidupmu. Cerita indah dalam hidup nggak melulu soal canda tawa dan bahagia. Harus juga ada air mata dan kesedihan. Karena dari situlah kamu akan mengerti bahwa hidup ini indah.

Terus semangat meskipun ada haters di sampingmu, kamu harus ingat ada orang yang mendukung di belakangmu, dan ingat ada orang yang selalu menunggu kebahagiaan dan kesuksesanmu di depan sana. Jangan terpuruk hanya karena perkataan orang lain, tapi buktikan bahwa kita nggak seperti yang mereka katakan. Semangat. ^^

 

Lika-liku Kehidupan

Hidup penuh liku-liku

Ada suka ada duka

Semua insan pasti pernah merasakannya

Jalan hidup rupa-rupa

Bahagia dan kecewa

Baik buruknya sudah pasti ada hikmahnya

Susah senang datangnya silih berganti

Bagai roda-roda yang terus berputar

Hadapilah resapilah hidup ini

Jangan terlena jangan putus asa

Assalamualaikum ^^

Hola ^^

Apa kabar semuanya, sehat ? Alhamdulillah ^^

Hidup yang kita jalani, apapun yang akan kita hadapi, semua sudah digariskan, sudah ditentukan, sudah ditakdirkan oleh Sang Pencipta. Bagaikan sebuah roda yang berputar, kadang bertemu suka, kadang bertemu duka, semuanya silih berganti. Karena hidup adalah ujian, entah itu dalam suka maupun duka, semua ada ujiannya masing-masing.

Kenapa harus ada ujian?

Tidak lain dan tidak bukan, tentu saja untuk menguji iman setiap manusia. Ketika diberikan suka apakah dia bersyukur terhadap kebahagiaan itu, dan ketika diberikan duka apakah dia bersabar dengan setiap permasalahan yang ada?

Lika-liku Kehidupan. Banyak sekali. Hidup yang kita jalani, semua adalah takdir ALLAH, tapi anehnya manusia selalu saja hobi mengomentari hidup sesama, padahal kita menjalani hidup masing-masing. Semua punya tujuan hidup masing-masing. Tapi neng yakin tujuan terbesar adalah mencari ridha Allah untuk menggapai surga.

Sifat manusia itu, suka mengomentari kehidupan orang tapi marah ketika hidupnya dikomentari. Sering tidak mau menghargai orang lain tapi selalu minta untuk dihargai. Seakan dalam hidup ini, yang terpenting hanya dia, dia, dan dia. Dia nggak peduli apa perasaan orang lain. Dia nggak mikirin kalau orang lain juga punya hati. Yang terpenting adalah bagi dia, dia selalu mendapatkan tapi enggan untuk memberikan. Padahal, manusia yang mulia, manusia yang baik, adalah manusia yang bertakwa, manusia yang suka memberi, tanpa mengharap imbalan.

Sifat manusia juga ada yang “tukang pemberi harapan palsu”. Emang iya neng? Iya banget. Kok bisa? Padahal ana udah merasa jadi manusia paling jujur loh neng, kok ente bilang manusia itu sifatnya tukang PHP? Ohh… berarti anda tidak sadar, anda lupa atau anda tidak merasa pernah seperti ini?

Ketika diberi kesusahan, semua berlomba-lomba berdoa, beribadah mendadak rajin, semua yang dilakukan inginnya terbaik saja di mata Sang Pencipta. Persis seperti orang kampanye. Minta ini minta itu. ” Ya Allah… jika kau selesaikan masalahku aku janji akan ini aku janji akan itu…. “. Ketika diselesaikan masalahnya oleh Allah, apakah dia ingat melaksanakan janjinya? Belum tentu. Tidak semua ingat. Tidak semua yang berjanji ditepati. Ada yang pernah begini? Kalau pernah, inilah yang neng sebut tukang pemberi harapan palsu. Janjinya manis sekali. Allah beri kesedihan, dia datang mengadu bahkan berjanji yang baik-baik. Ketika diberi kebahagian eh dia lupa sama janjinya. Begitu seterusnya. Sampai tua baru dia ingat. Iya kalau panjang umur. Kalau enggak?

Manusia juga kadang lupa untuk bersyukur. Sepertinya, susah sekali mengucap rasa syukur itu. Bawaannya, apapun yang terjadi maunya mengeluh aja. Gimana mau hidupnya nikmat kalau selalu mengeluh? Contoh. Di indonesia, Allah berikan 2 musim. Ada musim panas, ada musim hujan. Apapun yang Allah takdirkan untuk kita jalani pasti baik. Baik buruknya ya kita ambil hikmahnya.

Ketika Allah berikan hujan, eh dia mengeluh. Hujan. Banjir. Becek. Macet. Longsor. Jalannya licin. Nggak bisa pergi kemana-mana. Padahal dia tau, kalau hujan itu adalah rahmat Allah. Rahmat adalah kasih sayang Allah. Kasih sayang Allah macem-macem bentuknya. Tinggal manusia aja yang jalaninnya bagaimana. Ketika Allah berikan panas, eh dia juga mengeluh. Panas. Jalan berdebu. Nggak bisa tidur. Dia nggak mikir, ada pekerjaan orang lain yang beruntung di musim panas, dan ada yang di musim hujan. Semua dia keluhkan. Dikasih hujan ngeluh. Dikasih panas, apalagi. Makin mengeluh. Heran. Maunya apa sih? Nanti kalau tiba-tiba Allah kasih hujan air panas, baru deh tau rasa.

Kalau kata orang, manusia itu hobinya menyesal belakangan. Saat melakukan sesuatu yang dia tau kalau itu salah. Dia tau kalau dia melakukan ini akan berakhir dimana. Narkoba. Korupsi. Membunuh. Dan banyak tindak kriminal lainnya. Dia tau kalau itu salah. Tapi dia tetap melakukan. Yang dia peduli adalah, bahagia di saat ini. Dia nggak mikir bagaimana selanjutnya. Bagaimana kalau udah ketangkap. Bagaimana nasib keluarganya. Orang tua. Anak. Istri. Atau suaminya. Kenapa itu semua terjadi? Jawabannya karena pikiran manusia selalu dicampuri oleh makhluk laknat, syaitan. Makanya nggak heran kalau ada yang wujudnya manusia tapi sifatnya syaitan. Astagfirullah.

Manusia emang tempatnya lupa. Manusia emang tempatnya salah. Tapi, kalau sudah tau yang dilakukan salah, jangan ada kata ah terlanjur basah, ya udah mandi aja sekalian. Jangan. Ini bahaya teman-teman. Kalau udah di tahap terlanjur, segera nyalakan lampu kuning di diri kita, apakah setelah ini akan menyalakan lampu merah atau lampu hijau terhadap apa yang dilakukan.

Bahagia adalah hal yang diinginkan setiap orang. Pun dengan kesedihan, semua orang nggak ada yang mau andai sebelum diberi kesedihan Allah bertanya dulu, mau nggak kalau di kasih kesedihan? Pasti semua pada sepakat bilang nggak mau.

Manusia milik Allah, apapun yang akan dilaluinya ya terserah Sang Pencipta. Kapan waktunya bahagia, kapan waktunya kecewa, kapan waktunya di atas, kapan waktunya di bawah. Itu semua pasti terjadi. Sudah ditentukan. Kita sebagai manusia tinggal menjalani saja.

Hidup di dunia ini penuh liku-liku, ada suka terkadang duka. Semua yang bernama manusia pasti merasakannya. Baik atau buruknya ya di ambil hikmahnya saja. Allah berikan bahagia tentu untuk memberikan kita pelajaran tentang bersyukur. Allah berikan ujian dan masalah pun juga untuk memberikan kita pelajaran tentang bersabar.

Hidup itu harus lihat ke depan, tapi sesekali kita perlu lihat ke belakang. Hidup itu jangan cuman lihat orang yang diatas, tapi lihat juga orang yang ada dibawah. Ketika berada diatas, bantulah orang yang ada dibawah. Ingat, jangan mengharap imbalan, kembalikan niat baiknya kepada Sang Pencipta, segala kebaikan yang dilakukan orang lain kepada kita jangan dibalas dengan kejahatan, kalaupun orang lain balas dengan kejahatan, kita balaslah dengan kebaikan. Apapun yang orang lakukan kepada diri kita kembalikan pada Sang Pencipta, cukup ucap di hati sambil berdiri memandang langit yang luas ” biar Allah Yang Balas “.

Karena tanpa bantuan Allah, kita tidak bisa apa-apa. Tanpa campur tangan Allah semua nggak akan terjadi. Walaupun kadang nggak sesuai sama harapan kita, tapi percayalah itu terbaik untukmu. Apapun yang kamu lalui dalam Hidup, suka maupun duka, lika-liku hidup yang bagaimanapun, selalu libatkan Sang Pencipta di dalamnya. Karena hidup Allah yang berikan, kita yang menjalani semua takdir yang ditetapkan, sabar dan syukur selalu jadi kunci utama, terus jalani hidup jangan pernah menyerah dan putus asa, sampai waktunya tiba kita kembali pada Allah.

Hidup itu apapun yang terjadi, jalani takdirnya, nikmati prosesnya, dan syukuri apapun yang diberikan pada kita.

Semangat, kalian mungkin pernah melakukan yang neng sebutin diatas, jangan lupa neng pun juga manusia. Neng pun juga pernah seperti itu. Karena semua yang neng tulis adalah based on true. Berbagi cerita dan pengalaman adalah bahagia yang tiada tara.

Terimakasih sudah membaca ^^

#wisdomoflife #storyofmylife #sharingiscaring #selfreminder #maknabahagia

5 Hal Yang Dilakukan Di Pagi Hari

Hasil gambar untuk 10 menit pertama bangun tidur

Assalamu’alaikum ^^

Hola ^^

Bangun tidur ku terus mandi

Tidak lupa menggosok gigi

Habis mandi ku tolong ibu

Membersihkan tempat tidurku

~ Pak Kasur ~

Hari ini, neng sangat sangat excited sekali. Nggak sabar buat share tulisan ini dari tadi malem. Tulisan ini adalah sebuah rangkuman dari satu acara talkshow motivasi dan inspirasi yang narasumbernya adalah Merry Riana. Karena menurut neng, belum tentu semua orang nonton acaranya yang berjudul I’M POSSIBLE. So, neng akan share disini. Semoga bermanfaat yaaa ^^ Selamat membaca, semoga terinspirasi dan berubahlah jadi lebih baik, kalau neng bisa kalian juga pasti bisa ^^

Kenapa harus pagi ? Kenapa pagi-pagi harus happy?

Pagi adalah saat di mana kita memulai hari. Bagaimana keadaanmu hari itu, semua tergantung bagaimana kamu memulai hari di pagi hari. Karena suksesmu, tergantung bagaimana kamu memulainya di pagi hari. Kita mungkin sering bertanya, apa yang terjadi ketika hari ini, bertemu pagi, bertemu orang tua, pasangan, atau temen, pagi-pagi udah berantem, ketika berangkat kerja kena macet, sampai kantor ada bos yang wajahnya datar dan marah-marah, sampai di meja kantor kerjaan menumpuk, belum lagi ada temen yang nggak masuk kerja, kerjaan kamu akan bertambah. Kamu pasti merasakan kesel yang luar biasa. Apa yang salah hari ini?

Jawabannya sangat simpel. Yang salah bukan keadaan, tapi bagaimana kamu memulai hari ini. Karena apa yang kita mulai hari ini, akan berpengaruh terhadap apa yang kita lakukan seharian ini. Itulah mengapa, dalam 10 menit pertama yang sangat penting untuk dilakukan. 10 menit inilah yang akan menentukan apakah kita sukses kedepannya atau tidak. Karena apa yang kita mulai hari ini, akan sangat menentukan masa depan kita. Jangan pernah takut untuk berubah. Karena perubahan yang baik akan membuat hidup kita jadi lebih baik. Dan berubah dapat dimulai dengan melakukan hal-hal yang kecil di pagi hari.

5 Hal yang harus di lakukan di pagi hari, saat 10 menit pertama bangun tidur, yaitu :

  1. BERDOA DAN BERSYUKUR

Hasil gambar untuk berdoa dan bersyukur

Ketika bangun tidur, seringkali hal pertama yang dilakukan adalah buka handphone. Entah bikin status ataupun foto selfie. Pertanyaannya, baikkah itu untuk mengawali hari? jawabannya tidak.Β  Oleh sebab itu, ketika bangun tidur, pertama kali membuka mata, jangan melakukan apapun, tapi berdoa dan bersyukur. Caranya? Ada banyak hal yang bisa kita syukuri. Coba sejenak, pejamkan mata lalu tarik napas dan hembuskan perlahan. Bayangkan dan pikirkan. Tidak semua orang seberuntung kita. contoh kecil adalah bernapas. Betapa mudahnya kita bernapas. Lihatlah, orang-orang di luar sana yang ketika bernapas pada saat ini, susah menarik napas dan menghembuskan napas dengan tabung oksigen. Ketika kita membuka mata bisa melihat wajah orang lain. Papa, mama, adik, kakak, siapapun itu. Syukuri, bahwa kita masih hidup. kita masih bisa bernafas. ketika berangkat kekantor dan melihat betapa banyaknya tumpukan kerjaan, kemudian mengeluh. Ingatlah, betapa banyaknya orang di luar sana yang menginginkan pekerjaan seperti kita. Sementara kita, memiliki kerjaan yang seharusnya kita syukuri, malah dikeluhkan. Jangan keluhkan apa yang sedang kita jalani, tapi syukuri, karena ketika kita mengeluh, segalanya akan berubah menjadi negatif dan kita hanya akan menjadi orang yang gagal. kalau kamu tidak ingin gagal, mulailah untuk bersyukur dengan hari ini.

2. MEMILIH ENERGI YANG INGIN DIBAGIKAN

Hasil gambar untuk energi positif

Kita pasti seringkali merasa excited ketika ada hal yang ingin kita lakukan hari ini. Bahkan, sejak jauh hari sudah merencanakan apa yang digunakan pada hari H. Pakai baju apa, pakai celana/rok apa, pakai jilbab apa, bawa tas apa, dan lain sebagainya. seringkali kita meluangkan waktu untuk memilih baju, celana, sepatu, bahkan berdandan. Tapi ada hal yang kita lupa. Bahwa yang paling berpengaruh untuk hidup adalah sebuah energi. Karena energi akan membawa rejeki. Energi dan rejeki hubungannya sangat erat. Jika energinya besar, rejeki juga ikut besar. Kalau energinya kecil, rejekinya juga akan kecil. untuk itu, mulailah pagi dengan memilih sebuah energi atau emosi apa yang ingin dibagikan di sekitar kita pada hari ini. Apakah Ceria, Happy, bersyukur, lebih sabar, dan lain-lain. Kalau bukan kita yang memilih energi tersebut, maka orang lain yang akan memberi energi kepada kita, entah energi negatif atau energi positif. Hal itu sangat berpengaruh terhadap apa yang kita lakukan hari ini.

3. TIDAK MENUNDA-NUNDA

Hasil gambar untuk tidak menunda nunda bangun

Setiap hari, ketika menjelang tidur mungkin kita akan menyetel alarm yang niatnya agar memudahkan kita untuk bangun di pagi hari. Ada 3 tipe orang ketika bangun pagi:

a. sleeper, tipe orang yang tidurnya pulas. Berapun alarm yang dipasang, jam berapapun alarmnya di setel. Ketika alarm tersebut berbunyi,Β  nggak kedengeran.

b. Snoozer, tipe orang yang suka menunda-nunda. Ntar deh, 5 menit lagi deh. Di atur 5 menit lagi, lalu Alarm bunyi lagi, 5 menit lagi deh. Begitu seterusnya sampai udah kepepet, bangun karena telat, buru-buru karena panik.

c. Winner, tipe orang pemenang. Ketika alarm berbunyi langsung bangun. Dan percaya bahwa ini adalah Kesempatan kedua untuk mengubah hal buruk yang terjadi kemarin.

Tipe bangun pagi manakah kamu?

Diantara ketiga tipe diatas, tipe yang paling baik adalah tipe ketiga, dan tipe yang paling buruk, paling fatal untuk hidup kita adalah tipe yang kedua. Jangan pernah menjadi tipe yang kedua. Kalaupun saat ini kita masih jadi tipe yang kedua, belajarlah untuk menjadi tipe yang ketiga perlahan-lahan. Kadang kita suka merasa seperti ini, kok aku suka telat ya? itu semua karena kebiasaan suka menunda-nunda. Entah hal yang kecil sampai hal yang besar. Kalau kita memulai hari dengan menunda-nunda, maka seharian yang akan kita jalani juga banyak hal yang tertunda. Masih maukah hidup seperti itu? kalau tidak, yuk kita sama-sama belajar untuk berubah. Lawan rasa malas yang ada dalam diri kita. Karena sampai kapanpun, malas nggak akan bikin kita sukses. Kalau bukan hari ini kapan lagi? Hargailah dan lakukanlah sebaik mungkin apa yang ingin kita lakukan. Lakukan dengan segera, janganlah suka menunda-nunda. Suksesmu di kemudian hari, tergantung apa yang kamu lakukan ketika memulai hari ini.

4. MERAPIKAN TEMPAT TIDUR

Gambar terkait

Hal kecil, tapi memiliki efek yang besar. sesuatu yang kita lakukan berulang kali, akan menjadi kebiasaan. dan kebiasaan itu nantinya akan membentuk karakter, dan karakter itu akan menentukan hidup kita. Mulai dengan hal kecil. Merapikan tempat tidur adalah hal yang sederhana tapi memiliki makna, yaitu berhasil melakukan tugas pertama di hari ini. Jangan meremehkan hal-hal kecil. jika tidak bisa melakukan hal-hal kecil, bagaimana kita akan bisa melakukan tanggung jawab yang lebih besar suatu hari nanti?

AFIRMASI POSITIF

Hasil gambar untuk sugesti positif

Sugesti diri yang positif dengan kata kata yang baik. Karena, kata-kata adalah sebuah doa. Apa yang kita katakan terhadap diri kita akan menjadi doa. Sugesti positif akan membuat kita melakukan hal yang postif, sugesti negatif akan membawa kita menjadi orang yang berperilaku negatif. Jadi, sugestikan diri kita untuk melakukan afirmasi yang positif.

Lakukan hal seperti ini, setiap pagi di 10 menit pertama bangun tidur. Ada banyak afirmasi positif untuk diri kita, berikut adalah contohnya:

Hari ini akan menjadi hari yang baik. Hari yang penuh berkah. Hari yang menyenangkan.

Saya bahagia. saya sehat, saya siap menjalani, hari ini dengan semangat.

saya bisa, saya istimewa, dan semua yang saya butuhkan, sudah ada dalam diri saya.

Ketenangan, kejernihan pikiran, kepercayaan diri.

Hari ini, hal-hal indah akan hadir dalam hidup saya. Pintu kesempatan akan terbuka lebar. Semua yang dikerjakan akan berjalan lancar.

Hari ini saya merasakan begitu banyak cinta. Begitu bahagia, dan begitu bersyukur.

Hari ini adalah hari yang terbaik untuk hidup saya.

Hal yang besar kita jalani tentu di mulai dari hal yang kecil. Masa depan dimulai dari hari ini. Hari ini dimulai dengan bersyukur. Lakukan 10 menit pertama setelah bangun tidur, untuk bisa sukses di kemudian hari. Karena menjadi sukses, menjadi bahagia adalah hak semua orang. Kejarlah mimpi dengan usaha dan langkah nyata.

Sekian rangkumannya, semoga bermanfaat untuk kita semua, Kalian belajar neng pun juga belajar. Kadang banyak yang bilang tulisan neng menginspirasi, neng pun juga terinspirasi, tapi inspirasi saja nggak cukup, kita harus melakukan. Langkah pertama yang kita lakukan adalah berubah. Belum bisa melakukan perubahan hal yang besar, mulailah dengan hal yang kecil.

Terimakasih sudah bersedia untuk membaca ^^.

 

Ketika Kejujuran Tak Lagi Dihargai

Holla ^^

Assalamualaikum πŸ™‚

di kesempatan kali ini, neng pengen ‘ngeluarin’ uneg-uneg tentang kejujuran, yang sebenarnya udah pengen neng bahas dari awal blog ini terlahir, tapi namanya manusia πŸ˜€ kalau banyak yang dipikirin pasti aja ada yang dilupain :D, sekarang baru ingat lagi, karena neng masih berkeyakinan tema ini sangat penting untuk dibahas, tapi jangan sampai memancing kerusuhan πŸ˜€

sebenernya, neng udah lama banget tersadar alasan kenapa anak manusia dicap ‘pembohong’. yaitu karena, kejujuran tak lagi dihargai.

dalam kasus ini, sebenernya kita tidak bisa hanya men-judge si tersangka ‘pembohong’ saja, tapi instropeksi diri, barangkali kebohongan itu terjadi karena rasa takut. takut mengutarakan yang sejujurnya, takut ketika tidak dihargai. begitulah manusia, hidup di bawah tekanan rasa takut. neng pun tidak berbeda.

neng pun, juga pernah menjadi tersangka ‘ketidakjujuran’ karena alasan kejujuran tidak dihargai, karena neng takut dimarahi dan dibenci. kalau dipikir-pikir hidup neng miris ya, banyak yang ditakutin, cuma karena alasan tidak ingin menjadi manusia yang mengecewakan.

tentang kasus ini, sering terkait dengan lembaga pendidikan dan juga lembaga pekerjaan, bahkan lingkungan keluarga dan juga masyarakat. menurut neng, yang paling miris adalah di lembaga pendidikan. kenapa banyak siswa yang mencontek pada saat ujian? apakah karena mereka bodoh? tidak. bahkan jika ditelusuri, si pintar pun melakukan hal ini. semua demi apa? nilai adalah jawabannya. nilai adalah ukuran kepintaran. padahal belum tentu. nilai adalah ukuran kemampuan, yang pas-pasan nilainya kadang lebih banyak yang kemampuannya melebihi si nilai tertinggi. begitulah budaya di dunia pendidikan, tidak dilihat jika tidak mendapat nilai yang tinggi, tidak diacuhkan, ketika nilaimu rendah. tidak dikenal guru dan dosen, karena anggapan mereka kamu bodoh. padahal tidak ada yang namanya bodoh di dunia ini. yang ada adalah pemalas. tidak ada anak yang bodoh, yang ada adalah anak yang pemalas. begitulah yang sering diucapkan guru dan dosen neng, tapi pada kenyataannya tetap saja tidak mengubah sistemnya, nilai tetaplah yang menjadi ukuran. nilai adalah segalanya.

neng pernah ada dalam situasi labil. ketika MTS/SMP, neng adalah siswa dan anak yang jujur. bukan memuji diri sendiri, tapi neng memang takut kalau bohong. neng takut dimarahin. ketika MA/SMA neng pun awalnya masih jadi siswa dan anak yang jujur, terutama dalam belajar dan ujian. naik ke kelas 2 SMA, ada satuhal yang membuat neng berubah menjadi tersangka ‘curang’. neng sangat suka belajar dan waktu ujian, neng suka menguji diri sendiri. enggak aneh kan? karena neng mencari kualitas diri. malam ujian, neng belajar dengan cara neng sendiri. keesokan harinya ujian, dikelas neng. si pintar itu selalu saja sombong dan pelit. dan yang paling gak neng sangka adalah dia melakukan kecurangan dengan cara mencontek. ya, dia buat catatan kecil. hal ini seketika membuat neng syok, kesal, marah, dan patah hati. saking patah hatinya, neng buang buku paket ke tong sampah depan kelas. hingga akhirnya neng pun terdorong untuk melakukan hal yang sama, semua karena apa? lagi-lagi nilai. semenjak itu neng sadar, kejujuran tak lagi dihargai. semenjak itu neng jadi suka mencontek. neng kehilangan kualitas diri. neng kehilangan prinsip jujur yang sudah neng tanam bertahun-tahun, karena satu hal, si pintar melakukan kecurangan demi nilai. lagi-lagi nilai yang jadi provokator.

ketika masuk kuliah, awal-awal neng masih melakukan kecurangan itu. tapi suatu waktu neng dapat karma, neng dapat nilai terendah padahal neng udah curang. neng kembali sakit hati, bukan karena dosen yang kiler atau pelajaran yang gak neng pahami. tapi neng sakit hati karena neng tidak jujur. semester berikutnya, ketika ujian akhir semester, neng pernah ada di satu waktu telat datang ujian. walhasil, sama si pengawas yang neng julukin ‘singa’ disuruh duduk paling depan, karena neng telat 30 menit. si singa itu, kerjaannya mondar mandir. neng bahkan gak punya kesempatan untuk lirik sana sini, karena ada kejadian temen neng lirik sana-sini, kertas ujiannya di sobek, dan disuruh keluar. neng gak mau, akhirnya dengan bismillah neng ngerjainnya jujur. pertama kalinya neng kembali menjadi hamba yang jujur. neng gak belajar, neng hanya mengandalkan kekuatan ingatan. ingat apa yang pernah dijelaskan dosen. hasil yang neng dapatkan? pertama kalinya, neng dapat nilai tertinggi karena kejujuran. neng bangga sama diri sendiri. hingga seterusnya neng jujur selalu, alhamdulillah usaha tidak pernah mengkhianati hasil πŸ™‚

ketika neng PPL di sekolah. neng dikenal murid karena sering ngebahas tentang kejujuran. neng gak pernah bosan nyeritain pengalaman neng tentang kecurangan disekolah. Pernah suatu ketika, neng kesal gara-gara ada yang mencontek, gak sengaja neng ngeluarin kata “kalau kamu belajar curang dari sekarang, gedenya mau jadi apa? Koruptor? Asal kalian tau, kenapa ada yang namanya koruptor? Itu berawal dari bangku sekolah, sejak Dini mereka belajar untuk curang”. Kesal tapi ya sadar kalau murid disitu gak bisa dikasih nasihat begitu ada aja yang nyeletuk “mau gimana? Abis nilai selalu jadi ukurannya”. Ya, nilai yang selalu menjadi ukurannya, ukuran kemampuan seseorang tanpa melihat sikap jujur atau tidaknya. 

Dan kenapa harus takut untuk jujur? Padahal kejujuran adalah salah satu kualitas seseorang. 

Jadi, sekarang kan kita sadar dunia memang semakin kejam, kalau jujur kita akan tenggelam. Tapi, apakah salah menjadi 1 orang yang jujur diantara 1000 orang tidak jujur? Kenapa takut? Sekarang kejujuran adalah hal yang langka, seharusnya bangga dong karena sesuatu yang langka, akan selalu dicari-cari. 

Jujur itu memang berat. Tapi kalau udah niat, dan tanamkan prinsip jujur dalam diri, apapun keadaannya, insyaallah bakal selamat. Percayalah, menjadi orang jujur, entah dalam perkataan ataupun perbuatan rasanya lebih membahagiakan. Kenapa harus takut dimarahi? Jika kejujuran akan membawa kita menuju kebaikan, dan kebaikan membawa kita menuju surga? 

Berani jujur itu baik, kalau kamu takut jujur, sampai kapanpun kamu tidak akan menjadi orang yang jujur. Bukankah kamu ingin menjadi orang yang sangat dipercayai oleh orang lain? Kuncinya ya harus jujur, Insyaallah tidak akan mengecewakan hati siapapun. Tapi ingat, imbangi selalu dengan pemikiran yang logis dan jangan bertindak gegabah. 

Salah satu cara membahagiakan diri sendiri adalah dengan melakukan kebaikan, dan kebaikan yang paling berharga adalah sebuah kejujuran, karena jujur itu sangat mahal harganya. Yuk sama-sama belajar lebih jadi orang jujur, jangan takut kejujuran tidak dihargai, itu hanya dimata manusia. Sementara di Mata Sang Pencipta, itu adalah salah satu kebaikan yang akan membawa ke Surga. Siapa sih yang lebih berkuasa di dunia ini?  Sang Pencipta bukan? Percaya sama janji-janjinya aja πŸ˜€

Sekian, mungkin kalian ada yang mau ngeluarin uneg-uneg perihal kejujuran?  Neng siap tampung kok hehe,, byeee ^^

Tentang Persahabatan

Memang, terkadang apa yang kita lakukan demi sahabat, amatlah melelahkan.

namun, itulah yang membuat persahabatan memiliki makna yang indah.

dalam lika-liku perjalanan selama bersahabat seringkali diwarnai dengan berbagai cobaan, namun yakinlah persahabatan sejati akan senantiasa terbentang jalan untuk mengatasi berbagai cobaan bahkan bisa tumbuh dan berkembang untuk mendewasakan kita.

sesungguhnya persahabatan tidak terjalin secara otomatis namun membutuhkan proses yang panjang dan berliku.

persahabatan juga seringkali diiringi dengan nuansa suka duka, dihibur, disakiti, didengar, diabaikan, diperhatikan, dikecewakan, dan sebagainya.

namun, semua itu tentu tak bermaksud untuk menumbuhkan kebencian, tapi itulah ritme suatu hubungan. tak selamanya indah, namun tak selamanya pula diliputi kedukaan. seiring perputaran waktu segalanya silih berganti.

dan ketahuilah, bahwa seorang sahabat juga terkadang harus memberanikan diri untuk menegur kita karena kasihnya, namun terkadang kita salah mengartikan. dalam hal ini, sikap lapang dada amatlah dibutuhkan.

proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan pupuk kesetiaan dan kesabaran.

bagi yang memiliki kepribadian yang mampu saling membahagiakanlah yang akan bertahan.

dan cobalah untuk kita renungi, bahwa memang benar adanya, bahwa semua orang membutuhkan sahabat sejati, namun tak semua orang mendapatkannya.

mempunyai satu sahabat sejati sungguh lebih berharga daripada seribu teman yang mementingkan diri sendiri.

oleh karena itu, ketika kita telah mendapatkan sahabat yang baik dan setia bersama kita dalam menjalani berbagai aktivitas kehidupan, hargai, pupuk, dan peliharalah agar persahabatan tumbuh dan berkembang sepanjang kebersamaan hingga ajal memisahkan πŸ™‚

Bintang dan Kehidupan

Bintang adalah sesuatu yang bersinar. ia adalah sesuatu yang memiliki keindahan. namun, tentu saja ia tak dapat bersinar terang dengan sendirinya. setiap diri seseorangpun adalah bintang. ia akan bersinar bila waktunya bersinar. dan iapun juga akan redup saat waktunya redup. semua cahaya yang ada itu, entah bersinar ataupun redup, tergantung bagaimana diri yang akan membuatnya semakin bersinar atau justru semakin redup. adakalanya bintang memiliki masalah. semua berputar seperti roda, itulah realita kehidupan yang ada. tak semuanya merasa bahagia, tak semuanya merasa sejahtera. ada saat dimana mereka harus menangis, ada saat dimana mereka merasakan kepahitan. entah itu suatu kebohongan, pengkhianatan dan sebagainya yang mungkin dapat menimbulkan luka dan trauma pada hati sehingga akan membuat sinarnya semakin redup bahkan hilang sama sekali. namun, tidak sedikit orang yang bisa bersabar melewati ujian yang diberikan. semuanya berawal dari keyakinan. yakin suatu saat nanti mereka berhak untuk bahagia. tersenyum meski hati menangis. mencoba menjadi pelindung pada orang yang seharusnya dilindungi. belajar bertanggung jawab, dan yang terpenting selalu introspeksi diri. diri kita lemah walau orang lain menganggap kita kuat. diri kita banyak kekurangan walau orang lain mengatakan kita banyak kelebihan. kita tak mampu berdiri sendiri walau orang lain mengatakan kita bisa sendiri. lagi-lagi kedewasaan sikap dan kebijaksanaan yang berperan. apapun masalahnya jangan pernah membalas dendam. doakan saja mereka agar bisa lebih baik. tak ada sesuatu yang lebih mulia daripada maaf. walau terkadang susah. awalnya memang berat. namun jika kita mampu melewatinya, maka semuanya akan terasa ringan. berbagai masalah yang ada dalam kehidupan kita, janganlah sekali-kali kau keluhkan. jadikan setiap masalah itu pembelajaran. yang mungkin Sang Pencipta ingin kita menjadi lebih baik. πŸ™‚