Cara Menghilangkan Pikiran Negatif

Assalamu’alaikum ^^

Hola ^^

Sebagai manusia, dalam keseharian yang kita jalani, kadang kita seringkali suudzon. Seringkali memiliki pikiran negatif kepada orang lain. Pikiran negatif adalah pikiran yang buruk, pikiran yang tidak-tidak, pikiran yang bukan-bukan. Pikiran negatif jangan dipelihara. Pikiran negatif seperti ini harus kita hilangkan, jika tidak hal ini akan membawa pengaruh buruk dalam hidup kita.

Pikiran negatif itu seperti sugesti negatif terhadap diri kita. Seringkali, Baru bangun tidur, ketika melihat schedule hari ini atau mengingat apa yang harus dilakukan hari ini, Belum terjadi, kita sudah membayangkan hal-hal yang buruk. Kegagalan. Ketidak berhasilan. Kekhawatiran. Dan lain sebagainya. Ketika pikiran negatif selalu kita tanamkan dalam diri kita, lama-kelamaan apa yang kita pikirkan, sesuatu yang negatif, sesuatu yang buruk itu akan terjadi, sesuai dengan pikiran kita.

Bagaimana cara menghilangkan pikiran negatif dalam diri kita?

Berikut, Ada beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk menghilangkan pikiran negatif.

  1. MENGINGAT HAL POSITIF YANG PERNAH DIALAMI

Setiap manusia pasti pernah mengalami hal yang baik, hal yang postif, hal yang menyenangkan. Ketika, pikiran negatif mulai hadir dipikiran kamu, cobalah untuk mengingat kembali pengalaman positif, pengalaman manis yang pernah dialami. Sehingga, ketika kita selalu mengingat pengalaman positif tersebut maka kita pun akan termotivasi dan berpikiran negatif. Jangan pernah menjadi orang yang pesimis. Ingatlah pengalaman positif yang pernah anda alami.

2. PERCAYA BAHWA SEMUA YANG AKAN DIALAMI BAIK-BAIK SAJA

Selalu sugestikan dalam pikiran kamu bahwa ” semua akan baik-baik saja “. Ketika memiliki ujian, cobaan, atau masalah dan kita selalu mengatakan ” semua akan baik-baiak saja ” artinya kita sedang berusaha menenangkan diri sendiri. Setiap manusia pasti mampu mengatasi masalahnya sendiri, tapi yang bikin kita nggak mampu adalah diri kita sendiri. Malas berjuang. Nggak mau keluar untuk menyelesaikan masalah. Padahal jika kamu mau berjuang untuk menyelesaikan masalah, kamu pasti mampu untuk menyelesaikan masalah. Oleh sebab itu, tanamkan dalam pikiran kamu bahwa ” Saya mampu ” untuk menyelasaikan masalah.

3. INGAT HAL BAIK YANG HARUS DISYUKURI

Ingatlah, Allah memberikan banyak hak baik, banyak rezeki, kesehatan, kenikmatan, maka hal itu harus kita syukuri. Jangan berpikiran negatif untuk kedepan. Biasanya yang membuat kita berpikir negatif adalah kata-kata kita sendiri. Bagaimana jika saya sakit besok? aduh, besok pasti saya gagal. Saya khawatir dengan masa depan saya. STOP. STOP untuk berkata hal-hal yang negatif. Hal seperti ini harus segera diatasi. pikiran-pikiran negatif muncul jika kita tidak bersyukur. Lihat dan pikirkan betapa banyak orang diluar sana yang tidak seberuntung diri kita. Tanamkan dalam diri kita pikiran positif. Syukuri atas segala Rezeki, kesehatan, maupun kenikmatan yang nggak bisa dimiliki oleh semua orang. Lambat laun, tanpa disadari pikiran negatif akan menghilang secara perlahan.

4. INGAT ORANG-ORANG YANG ANDA PERJUANGKAN

Ingat orang-orang yang harus kamu perjuangkan. Orang-orang yang membutuhkanmu. Siapa mereka? mereka adalah keluarga, anak, istri, ataupun suami. Ingatlah, merekalah yang harus kamu perjuangkan, yang harus kamu banggakan. Kalau setiap hari kamu berpikir negatif, bagaimana caranya bisa membanggakan meraka?. Buang semua pikiran negatif. Saya pasti bisa, saya pasti berhasil membanggakan keluarga saya. Ingat setiap diri kita berharga untuk keluarga kita. Ingat, bahwa ada orang-orang yang harus kamu perjuangkan, harus kamu banggakan, dan harus kamu bahagiakan.

5. INGAT BAHWA ALLAH MAHA BAIK

Allah nggak akan memberi ujian, cobaan, atau masalah kepada kita melebihi batas kemampuan yang kita miliki. Ketika manusia diberikan masalah, jangan serta merta menyalahkan Allah, artinya Allah Sayang sama kita. Adanya masalah berarti Allah Sayang dan cinta sama kita, Allah ingin mendidik kita menjadi pribadi yang hebat dan luar biasa. Karena manusia yang luar biasa dan hebat tidak terlahir dari ketenangan, tapi terlahir dari gelombang, ujian, cobaan, ataupun masalah yang datang silih berganti.

Jadi, sebenernya segala kejadian buruk atau hal negatif lainnya yang terjadi pada kita disebabkan oleh kita sendiri. Disebabkan oleh pikiran dan sugesti kita sendiri. Ketika Kita mensugestikan hal yang negatif, itulah yang akan terjadi. Oleh karena itu, Kita harus menghilangkan pikiran negatif itu dari dalam diri kita. Berubah memang nggak bisa sekaligus. Sekali coba langsung berhasil. Nggak. Semua ada tahapannya. Begitu juga dengan menghilangkan pikiran negatif. Nggak bisa sekali coba langsung hilang. Apalagi kalau kita sudah terbiasa untuk berpikir negatif pasti akan membutuhkan waktu untuk mengubahnya menjadi pikiran positif.

Untuk berubah jadi lebih baik, Semua ada prosesnya. Semua ada tahapannya. Sekali mencoba. Gagal. Coba lagi. Jangan menyerah. Percaya deh, hidup kita nggak selamanya diliputi kegagalan, ada masanya kita berhasil. Mulailah dengan perlahan. Mulailah tahapan-tahapan dari yang mudah. Karena sesuatu hal yang jelek, hal yang negatif jika kita sudah biasa melakukannya pasti akan sulit untuk dirubah. Bisa berubah, asal dipaksa. Dan nggak ada salahnya memaksakan diri untuk melakukan perubahan yang positif. Semangat terus ya, Semoga bermanfaat dan kita bisa mengurangi pikiran-pikiran negatif yang menyelimuti dunia ini ^^

Nasib Cinta si ‘Pengagum Rahasia’

Assalamu’alaikum ^^

Hola ^^

Spesial Weekend hari ini mau ngobrolin tentang cinta.

Ah, Cinta lagi. Dapatkah ia disebut cinta, jika hanya sepihak yang merasakannya? Tentu saja. Karena cinta terutama mencintai adalah hak semua orang. Soal dibales atau enggak, terserah yang punya hati. Karena sebagai manusia yang selalu ingin berada dalam naungan cinta, selain berharap kita juga harus berusaha untuk mendapatkannya dan menjadikannya milik kita.

Cinta itu ending warnanya macem-macem. Ada yang Nikah. Ada yang sampe tahap tunangan terus bubar. Ada juga yang udah bubar saat masih pacaran. Ada yang penuh canda tawa. Ada juga yang penuh duka lara. Ada yang jujur apa adanya. Ada juga yang penuh drama. Ada yang diwarnai keromantisan dan kesetiaan. Tapi nggak sedikit juga yang diwarnai perselingkuhan. Ada yang berhasil jadi pasangan. Ada yang bertepuk sebelah tangan. Dan ada juga yang hanya sebatas pengagum rahasia saja.

Jadi pengagum rahasia itu pekerjaan yang nggak gampang, segampang ngebalikin telapak tangan doang. Enggak. Ini adalah pekerjaan Dimana kamu harus melakukan misi-misi tertentu tanpa harus ketahuan sama orang yang kamu suka. Pekerjaan ini pun juga harus berlandaskan keikhlasan. Ya… Ikhlas memendam semua jenis perasaan yang ada untuknya. Ikhlas, saat dia memilihmu hanya menjadi teman saja, bukan lebih. Biar begini, pun terkadang harus ngerasain yang namanya nyesek setiap kali dia tertawa. kenapa nyesek? Ya… karena tawa darinya bukan berasal maupun teruntuk dirimu. Beginilah nasib sang pemendam rasa. Nasib cinta bertepuk sebelah tangan. Nasib cinta si pengagum rahasia.

Sulit? tentu saja. Pekerjaan beresiko yang mungkin jika ketahuan akan menyebabkan pertengkaran, udah itu gak dibayar. Rugi? jelas. Rugi waktu. Sama halnya seperti orang yang menjalani cinta bertepuk sebelah tangan. Sama-sama rugi waktu. Bedanya kalo pengagum rahasia nggak tau kalo kamu suka sama dia. Tapi kalo cinta bertepuk sebelah tangan dia tau kalo kamu suka sama dia. Hanya saja dia nggak ada niat buat bales perasaan kamu. Sakit? sudah tentu. Terus kenapa masih suka sama dia? udah tau cintamu bertepuk sebelah tangan. Disinilah, kadang kita berpikir kalau orang lain, nggak ngerti apa yang kita rasain.

Cinta bertepuk sebelah tangan itu awalnya dari Friendzone dulu, lalu pelan-pelan berubah jadi pengagum rahasia, sampai akhirnya kamu nggak tahan buat nggak nyatain perasaan, Syukur kalau dia suka kamu juga dan cintamu diterima. Kalau dia enggak suka kamu? kamu hanya cinta sendirian, apa bukan bertepuk sebelah tangan?. Biasanya, kebanyakan hal ini terjadi sama yang punya hubungan ‘sahabatan’ antara cewek dan cowok. Makanya, neng sih nggak pernah percaya sama persahabatan yang beda jenis gitu. Nggak mungkin salah satu pihaknya nggak pernah suka sama pihak lainnya. Pastilah. Kamu aja yang nggak tau. Kalo udah di zona lama jadi temen, apalagi sahabatan gitu, hati kan suka bingung. Ada rasa ingin memiliki, tapi takut pertemanan atau persahabatan yang udah dibentuk sejak lama hancur seketika. Kalo salah satu pihak menyatakan perasaan duluan, pasti pihak satunya nganggap bercanda padahal kamu serius. ” Hari gini becanda aja lu, gue sampe sekarang nih ya masih nggak nganggap lu cewe, kita itu udah kayak setara “.

JLEEBBBB.

Sakit ya saat dengar kata-kata itu. Gimana dia mau suka, kalo kita aja nggak dianggep cewe atau cowo dimata dia, dianggepnya sama kayak dia. Ohh why? Padahal kamu udah mati-matian ngumpulin keberanian buat nyatain perasaan ke dia. Lambat laun, kamu pun berubah menjadi orang yang penuh ‘pura-pura’. Pura-pura tersenyum depan dia, padahal hati lagi perih-perihnya. Pura-pura senyum bahagia di depan dia, padahal hati lagi patah-patahnya. Pura-pura seneng saat dia sama pasangannya romantis di depanmu, padahal hati lagi tersayat-tersayatnya. Lalu keluarlah kata-kata galau dari pikiranmu.

Ada sedikit cerita tentang masa lalu. Saat diri ada dimasa-masa ini. Sejak awal kenal cinta, Sudah ribuan kali juga pasti mendengar nasihat dan motivasi dari teman-teman terdekat yang nyuruh buat ngungkapin secara langsung perasaan yang dimiliki. Namun ketika itu, diri memang mendengarkan apa yang mereka perintahkan. Tapi sengaja nggak digubris. Karena menurut pribadi, urusan cinta nggak usahlah orang lain ikut campur, tapi dengerin aja sarannya. Ada seseorang. Yang namanya pernah menghiasi hati ini selama 7 tahun. Apakah berakhir indah? tidak. Yang ada hati ini juga yang memutuskan mundur dan menyerah. Pengecut ya? emang iya. Dari awal, diri ini memiliki perasaan yang lebih dari sekedar teman biasa, tentunya dengan harapan bisa bersama suatu saat nanti. Dari awal juga, diri sudah ber-deal dengan segala sesuatunya, apapun konsekuensinya. Bersiap dengan resiko yang nantinya harus diterima sebagai seorang pengagum rahasia. Yang tidak memiliki keberanian dan kesanggupan untuk mengungkapkan segala rasa yang ada untuk dia.

Saat itu, bagi diri ini jadi temannya saja cukup. Yang penting bisa selalu melihatnya, meskipun hanya dari kejauhan. Namun, diri pun harus kembali ber-deal dengan adanya tembok pembatas di antara kami. Bukan karena berbeda ruang dan waktu. Melainkan karena kami memiliki satu rasa yang sama-sama membuat kami menciptakan tembok pembatas itu. Gengsi. Ya, gengsi untuk ngajak ngobrol. Pernah diri ini berfikir, mestinya kan yang gengsi cukup aku karena aku yang suka, terus kenapa dia harus ikut-ikutan?. Hatipun juga sempet ke-ge-er-an saat temen-temen pada nyangka kalau dia juga punya rasa yang sama. Ya, gimana nggak baper coba? sementara diri ada di posisi berharap?

Yang paling neng suka saat itu dari dirinya adalah senyumnya. Senyumnya sangat manis dan menenangkan. Inilah salah satu alasan kenapa bisa bertahan selama itu jadi pengagum rahasianya. Cuman senyum aja, simpel. Saat itu, neng nggak mau senyum itu pudar dari wajahnya saat kami berpapasan, jika rasa itu neng sampaikan. Cukup aja diri dan Tuhan yang tau tentang rasa itu.

Neng punya satu sahabat yang tau banget tentang hal ini. Dia pernah nyuruh neng buat berhenti untuk menjadi pengagum rahasia. Karena dia gemes banget sama neng. Kok mau aja bertahan suka padahal dibales aja enggak? Ya gimana mau bales, bilang aja belom. Sahabat neng bilang, nggak ada untungnya jadi pengagum rahasia. Dibayar enggak. Ada hasilnya juga enggak. Dia peka pun juga enggak. Jadi percuma. Saat itu, neng masih tetep teguh pendirian. Rasa itu wajar kalau ada. Cinta pun juga datangnya tanpa diduga. Diri pun nggak pernah menganggap kekasihnya. Dan nggak mau peduli juga. Entah dia ada hubungan sama siapapun, Fokus diri ya cuma dia, bukan kekasihnya. Kalau ditanya emang nggak cemburu? pasti cemburu bahkan ada juga rasa ketidakrelaan saat dia bersama kekasihnya. Tapi balik mikir, kenapa harus marah-marah sementara diri bukan siapa-siapa dia? Nggak pantes rasanya kalau marah. Tapi, jadinya ya, Sakit, cemburu, patah hati semua ditanggung sendiri.

Banyak yang dilalui selama memiliki rasa itu. Banyak nangis sih awal-awal dulu, cuman makin kesini makin bisa sabar dan bisa menerima, karena ngerasa wajar. Yang punya hubungan aja nggak menutup kemungkinan ada perselingkuhan, apalagi diri ini yang nggak punya hubungan apa-apa sama dia, kecuali cuman sekedar memendam rasa aja.

Akhirnya, saat 7 tahun pun berlalu. Kami sudah sama-sama lulus. Ketemu lagi pun nggak mungkin. Bahkan, terakhir dengar kabar, dia membina hubungan baru lagi sama salah satu temen di SMA dulu. Fiuhhh… lagi-lagi semua hubungan yang dia bina, semuanya sama orang yang diri ini kenal juga. Tau kan rasanya gimana? Saat orang yang disuka sejak lama, punya hubungan sama temen-temen kita? Ini bukan makan temen, karena emang gak akrab, dan mereka pada nggak tau, kalau ada hati yang sejak lama menanti kepastian. Ah, Yasudahlah, diri memutuskan untuk mengakhiri. Menyerah pada rasa yang dimiliki. Kalau dipikir-pikir buang-buang waktu sih. Tapi, terlambat juga buat disesali, toh udah terjadi.

Syukur, diri ini bukan tipe yang ngebuang hal-hal yang berhubungan sama si dia. Biarin ajalah, ada dikamar juga. Biar jadi kenangan aja, walaupun nggak berakhir bersama, tapi kalo berjodoh ya siapa yang tau kan? Butuh waktu sekitar 1 tahun setengah untuk move on dan benar-benar hanya bisa tulus ngucapin ke dia, doain kebahagiaan dia, ngedukung dia sama temen sendiri. Kuncinya sih Ikhlas. Karena, cinta itu nggak harus memiliki. Sayang juga nggak harus bilang. Pernah di kasih rasa cinta, syukurin aja. Pernah merasa sakit hati, ya syukurin aja artinya masih punya hati. Pernah ngerasain pusing karena cinta juga ya disyukurin aja, tandanya masih punya kepala. Masih dengar kabarnya juga syukurin aja, artinya kita masih sama-sama hidup. Lupakan rasanya, bukan orangnya. Karena sampai kapanpun, kita tetep temen.

Jalanin hidup masing-masing, tanpa harus ganggu hubungan orang. Cari cara bahagia masing-masing tanpa harus ngelakuin hal yang nggak boleh buat dilakuin. Nggak perlu lah galau. Sedih boleh, putus asa jangan. Percaya aja, jika waktumu tiba pasti ada yang indah yang diberikan untukmu. Fokus aja, sama kerja dan keluarga, nggak usah galau lah ngeliat yang lain pada punya pacar, pada nikah juga, toh nanti saat jodoh datang juga bakal nyebar undangan sendiri. So, jangan patah semangat sih. ingat ada keluarga yang harus dibahagiain.

Eh penting nggak sih cerita ini di share? kayaknya enggak deh. Ah, tapi gapapa deh, jadi kenangan disini, kalau diri ini juga pernah alay hihi. Harapannya, semoga dalam waktu dekat ketemu yang terbaik aja, udah. Makasih udah baca, maaf panjang. Kalo curhat mah harus panjang, kalau nggak panjang nggak greget, siapa yang setuju?

Hayo siapa disini yang pernah punya cerita sama kayak neng? mungkin bersedia untuk di share? boleh ^^

 

 

Jangan Percaya Sepenuhnya

Assalamu’alaikum ^^

Hola ^^

Pernahkah kamu merasa kepercayaan yang kamu berikan untuk orang lain dikhianati?

Pernahkah kamu merasa kepercayaan yang kamu berikan dianggap biasa saja?

kalau pernah, kita sama.

Terkadang, diri ini merasa sangat bodoh. Lebih ke bingung sih sebenernya. Antara bodoh atau memang terlalu baik. Padahal, tujuan aku hanya ingin jadi orang baik. Tapi kenapa? ketika percaya pada seseorang nggak semuanya berakhir indah. Ada saja saat-saat kepercayaan itu dikhianati. Dibohongi. Dikecewakan.

Bagaimana bisa orang yang begitu dipercaya ternyata adalah orang yang paling mengkhianati kepercayaan ? Bagaimana bisa justru orang yang paling akrab, paling dekat, paling tau segalanya tentang diri ini, diluar maupun didalam adalah orang yang paling mengkhianati ? Walaupun, nggak semua orang merasa dan memang menjalani hal seperti ini, tapi pasti ada yang pernah mengalami hal ini.

Saat tau kenyataan menyakitkan bahwa kepercayaan yang diberikan telah dikhianati, disaat itu juga hati merasa sangat kecewa. Mau marah, tapi bingung karena dia yang biasa dekat dengan diri.

Manusia itu berbeda-beda karakternya. Ada yang pemaaf, meskipun sudah dikhianati dia tetap percaya pada orang itu. Ada yang pemaaf, tapi setelahnya nggak mau percaya sepenuhnya lagi. Ada juga orang yang butuh waktu untuk bisa sekedar memaafkan dan membangun rasa percaya lagi, dan itu waktunya nggak sebentar. Dan ada juga orang yang bisa memaafkan, tapi setelahnya ” udah, hubungan kita cukup sampai disini, aku harap kamu nggak melakukan hal yang sama seperti kamu lakuin ke aku terhadap orang lain “. Nggak mau lagi berteman. Karena merasa dikhianati. Apalagi, kalau tau dan faham memang sifat orangnya yang suka berbohong. Suka mengkhianati. Memang perlu untuk dipikirkan bagaimana yang terbaik kedepannya untuk kedua belah pihak. Bahkan ada yang lebih parah ” tiada maaf bagimu “.

Kita hidup, mustahil apapun yang kita lakukan nggak dikomentarin sama orang lain. Semua yang kita lakukan, baik atau buruknya selalu aja salah dimata orang lain. Mau maafin dianggap terlalu baik. Nggak maafin dianggap jahat. Jadi serba salah.

Ih, dia kan udah salah. Udah bohongin kamu. Udah khianatin kamu. Udah ngerusak kepercayaan kamu, kok masih aja sih dimaafin? “

” kamu itu bodoh atau baik sih? udah pernah dibohongin. Udah pernah dikhianatin. Tetep aja kamu percaya. Nggak takut dikhianatin lagi? “

” Kamu kok jahat sih. Masa nggak mau maafin dia. Allah aja Maha Pemaaf, masa kamu yang cuma manusia biasa nggak mau maafin dia? berlebihan kamu. “

Kurang lebih seperti itu cuitan para netijen. Seakan apapun yang kita lakukan. Keputusan apapun yang kita ambil. Nggak ada yang bener. Selalu salah aja dimata orang lain. Jadi bingung harus berbuat apa. Padahal hidup kita masing-masing yang jalanin, kenapa orang lain harus ikut mengatur apa yang harus kita lakukan.

Lalu, Apa yang harus dilakukan ?

Kalau menurut aku, kalian boleh setuju atau enggak ^^. Silahkan dengar apapun komentar orang lain tentang apa yang kita lakukan. Tapi, jangan cepat jadi down ketika ada yang berkomentar buruk tentang kita. Komentar baik terima. Begitupun dengan komentar buruk. Jadikan aja pertimbangan, langkah apa yang sebaiknya diambil untuk orang yang mengkhianati itu. Penting memang kita untuk mendengarkan komentar orang lain sebagai bahan kita pun introspeksi diri. Tapi, ada beberapa komentar nggak harus kita pikirin. Karena hidup kita masing-masing yang jalani. Semua orang punya tujuannya masing-masing dalam menjalani hidup. Biarin mereka mengurus dan mengatur kehidupan kita, tapi kita nggak perlu ikut-ikutan mengatur hidup orang lain.

Aku yakin dan percaya bahwa apapun yang dilakukan, keputusan apapun yang diambil, pasti sudah dipikirkan dengan bijak dan sebaik mungkin. Kita pun juga jangan suka mengomentari hidup orang lain. Jangan suka ikut campur sama urusan dan masalah orang lain. Hidup kita masing-masing. Sibukkin diri aja buat nyari bekal buat hidup abadi diakhirat nanti.

Kitapun juga nggak bisa sepenuhnya nyalahin orang yang khianatin kita. Barangkali ada sesuatu hal, yang mana dia terpaksa harus mengkhianati kita. Entah itu untuk kesenangan dia sendiri atau dia nggak mau kehilangan kita juga. Tapi ya, kalau bisa sih lebih baik untuk tidak mengkhianati orang lain. Apapun alasannya.

Kitapun juga, terhadap apa yang orang lain lakukan lebih baik untuk memaafkan, tapi kedepannya jangan pernah percaya sepenuhnya lagi. Karena meskipun dia sudah berjanji untuk nggak mengulangi hal yang sama lagi, siapa yang bisa menjamin dia bakal setia dan nggak akan mengkhianati kita lagi kedepannya?

Dan, sebagai manusia yang baik, kita pun jangan pernah mengkhianati kepercayaan seseorang. Apapun alasannya. Karena sekali kita berbohong atau berkhianat, selanjutnya orang pasti nggak akan pernah mau untuk percaya sepenuhnya lagi.

Katakan kejujuran meskipun pahit, nggak harus berbohong. Walau manis, semanis apapun kata-katanya yang namanya bohong tetep aja kebohongan, suatu hari akan ketahuan juga. Jaga kepercayaan orang lain walaupun sulit, karena ketika sekali kita berkhianat selanjutnya orang akan hati-hati dengan kita.

Hidup itu sebenernya gampang, tinggal jalani aja takdirnya sambil terus berusaha jadi orang yang lebih baik. Tapi, komentar orang lain yang bikin hidup ini jadi ribet. Maunya kita nggak ada masalah di hidup ini. Tapi kadang kita suka nyari-nyari masalah. Kalau bukan kita ya orang lain yang nyari masalah. Gitu aja terus bergantian.

Kalau mau hidupmu tenang, jangan memulai dengan mengomentari orang lain. Kalau mau hidupmu nggak ada masalah, jangan suka nyari gara-gara sama orang lain. Setiap apapun yang kita lakukan pasti ada balasannya. Nggak cuma di dunia tapi diakhirat juga ada balasannya. Sekecil atau sebesar apapun kebaikan ataupun kejahatan yang kita lakukan akan ada balasannya nanti.

So, yang masih suka bohong, yang masih suka berkhianat, yang masih suka mengatur hidup orang lain, yang masih suka nyari-nyari masalah dengan orang lain, atau apapun yang masih suka dilakukan lainnya, mulai sekarang stop. Kalau nggak bisa berhenti sekalian, cobalah untuk pelan-pelan mengurangi dan membiasakannya. Karena sesuatu yang nggak biasa kalau dilakukan terus-menerus akan bisa juga. Nyari perhatian, nggak mesti banyak sensasi. Buktikan aja dengan prestasi. Oke?.

Semangat ^^

Cara Menghadapi Haters

Assalamu’alaikum ^^

Hola ^^

Dalam hidup yang kita jalani, apapun yang kita lakukan dalam hidup ini, nggak semua orang suka dengan perbuatan kita ataupun dengan diri kita. Orang-orang inilah yang biasa kita sebut dengan haters. Kadang inilah yang membuat beberapa orang menjadi down. Kadang, ada orang yang sedih saat dia tau kenyataan bahwa ada saja orang yang tidak suka dengan dirinya. Padahal dia sendiri, selebgram bukan. Youtuber bukan. Artis juga bukan. Bahkan kehidupannya pun, nggak semua di ekpos ke media sosial. Diikutin kamera enggak, masuk media pun juga enggak. Tapi kenapa dia punya haters?

Sebelum anda bertanya mengapa anda punya haters, Tanyakan pada diri anda masing-masing terlebih dahulu. Apakah saya seorang haters?

Haters adalah orang yang nggak suka dengan orang lain. Pokoknya dimata haters, apapun yang orang lain lakukan selalu salah. Komentar yang disampaikan pun berupa kritikan yang menjatuhkan. Tentu berbeda dengan orang yang mendukung, meskipun mengkritik, biasanya dia memberikan kritikan yang membangun. Mengkritik, tapi selalu ada solusi disemua kritikannya. Kamu itu begini, begini, begini. Sebaiknya kamu itu begini, begini, dan begini. Berbeda dengan haters komentar mereka pasti negatif dan menjatuhkan. Nggak ada solusi sama sekali. Termasuk yang manakah anda?

Lalu, Bagaimana cara menghadapi haters?

Saat kita sadar bahwa kita memiliki haters, kita harus introspeksi diri. Bahwa, nggak semua orang suka dengan kita. Nggak semua orang selalu mendukung, selalu suka dengan apapun yang kita lakukan. Ada juga orang yang nggak suka dengan kita. Dan ini pasti. Kita memang perlu mendengarkan kata orang, tapi jangan dipikirkan. Karena kalau dipikirkan itu hanya akan menjadikan down. Langkah yang paling tepat adalah, menyadari bahwa nggak semua yang kita lakukan benar. Nggak semua yang dilakukan baik. Meskipun kamu merasa benar, tapi ingat akan selalu ada orang yang akan menganggapmu salah dalam hidupmu. Setelah kamu menyadari hal itu, langkah berikutnya adalah memperbaiki. Pertahankan apa yang sudah baik dan ubahlah apa yang tidak baik dalam dirimu.

Adakalanya kita harus mendengarkan apa kata haters, tapi jangan menjadi lemah hanya perkataan seseorang. Resiko hidup di dunia ini adalah harus menerima apapun yang akan orang katakan pada diri kita. Positif atau negatif. Perkataan orang yang positif tentang diri kita, jadikan itu semangat dalam menjalani hidup. Perkataan orang yang negatif tentang diri kita, jadikan itu pembelajaran baru dalam menjalani hidup.

Untuk menjadi manusia yang lebih baik, nggak semua yang kita lalui tentang hal baik. Pasti ada juga yang nggak baik. Nggak semua yang dilakukan baik dan benar, ada masanya kita melakukan kesalahan. Nggak semua orang suka dengan kita, Pasti ada saja orang yang nggak suka dengan kita. Itu bagian dari hidupmu. Cerita indah dalam hidup nggak melulu soal canda tawa dan bahagia. Harus juga ada air mata dan kesedihan. Karena dari situlah kamu akan mengerti bahwa hidup ini indah.

Terus semangat meskipun ada haters di sampingmu, kamu harus ingat ada orang yang mendukung di belakangmu, dan ingat ada orang yang selalu menunggu kebahagiaan dan kesuksesanmu di depan sana. Jangan terpuruk hanya karena perkataan orang lain, tapi buktikan bahwa kita nggak seperti yang mereka katakan. Semangat. ^^

 

Lika-liku Kehidupan

Hidup penuh liku-liku

Ada suka ada duka

Semua insan pasti pernah merasakannya

Jalan hidup rupa-rupa

Bahagia dan kecewa

Baik buruknya sudah pasti ada hikmahnya

Susah senang datangnya silih berganti

Bagai roda-roda yang terus berputar

Hadapilah resapilah hidup ini

Jangan terlena jangan putus asa

Assalamualaikum ^^

Hola ^^

Apa kabar semuanya, sehat ? Alhamdulillah ^^

Hidup yang kita jalani, apapun yang akan kita hadapi, semua sudah digariskan, sudah ditentukan, sudah ditakdirkan oleh Sang Pencipta. Bagaikan sebuah roda yang berputar, kadang bertemu suka, kadang bertemu duka, semuanya silih berganti. Karena hidup adalah ujian, entah itu dalam suka maupun duka, semua ada ujiannya masing-masing.

Kenapa harus ada ujian?

Tidak lain dan tidak bukan, tentu saja untuk menguji iman setiap manusia. Ketika diberikan suka apakah dia bersyukur terhadap kebahagiaan itu, dan ketika diberikan duka apakah dia bersabar dengan setiap permasalahan yang ada?

Lika-liku Kehidupan. Banyak sekali. Hidup yang kita jalani, semua adalah takdir ALLAH, tapi anehnya manusia selalu saja hobi mengomentari hidup sesama, padahal kita menjalani hidup masing-masing. Semua punya tujuan hidup masing-masing. Tapi neng yakin tujuan terbesar adalah mencari ridha Allah untuk menggapai surga.

Sifat manusia itu, suka mengomentari kehidupan orang tapi marah ketika hidupnya dikomentari. Sering tidak mau menghargai orang lain tapi selalu minta untuk dihargai. Seakan dalam hidup ini, yang terpenting hanya dia, dia, dan dia. Dia nggak peduli apa perasaan orang lain. Dia nggak mikirin kalau orang lain juga punya hati. Yang terpenting adalah bagi dia, dia selalu mendapatkan tapi enggan untuk memberikan. Padahal, manusia yang mulia, manusia yang baik, adalah manusia yang bertakwa, manusia yang suka memberi, tanpa mengharap imbalan.

Sifat manusia juga ada yang “tukang pemberi harapan palsu”. Emang iya neng? Iya banget. Kok bisa? Padahal ana udah merasa jadi manusia paling jujur loh neng, kok ente bilang manusia itu sifatnya tukang PHP? Ohh… berarti anda tidak sadar, anda lupa atau anda tidak merasa pernah seperti ini?

Ketika diberi kesusahan, semua berlomba-lomba berdoa, beribadah mendadak rajin, semua yang dilakukan inginnya terbaik saja di mata Sang Pencipta. Persis seperti orang kampanye. Minta ini minta itu. ” Ya Allah… jika kau selesaikan masalahku aku janji akan ini aku janji akan itu…. “. Ketika diselesaikan masalahnya oleh Allah, apakah dia ingat melaksanakan janjinya? Belum tentu. Tidak semua ingat. Tidak semua yang berjanji ditepati. Ada yang pernah begini? Kalau pernah, inilah yang neng sebut tukang pemberi harapan palsu. Janjinya manis sekali. Allah beri kesedihan, dia datang mengadu bahkan berjanji yang baik-baik. Ketika diberi kebahagian eh dia lupa sama janjinya. Begitu seterusnya. Sampai tua baru dia ingat. Iya kalau panjang umur. Kalau enggak?

Manusia juga kadang lupa untuk bersyukur. Sepertinya, susah sekali mengucap rasa syukur itu. Bawaannya, apapun yang terjadi maunya mengeluh aja. Gimana mau hidupnya nikmat kalau selalu mengeluh? Contoh. Di indonesia, Allah berikan 2 musim. Ada musim panas, ada musim hujan. Apapun yang Allah takdirkan untuk kita jalani pasti baik. Baik buruknya ya kita ambil hikmahnya.

Ketika Allah berikan hujan, eh dia mengeluh. Hujan. Banjir. Becek. Macet. Longsor. Jalannya licin. Nggak bisa pergi kemana-mana. Padahal dia tau, kalau hujan itu adalah rahmat Allah. Rahmat adalah kasih sayang Allah. Kasih sayang Allah macem-macem bentuknya. Tinggal manusia aja yang jalaninnya bagaimana. Ketika Allah berikan panas, eh dia juga mengeluh. Panas. Jalan berdebu. Nggak bisa tidur. Dia nggak mikir, ada pekerjaan orang lain yang beruntung di musim panas, dan ada yang di musim hujan. Semua dia keluhkan. Dikasih hujan ngeluh. Dikasih panas, apalagi. Makin mengeluh. Heran. Maunya apa sih? Nanti kalau tiba-tiba Allah kasih hujan air panas, baru deh tau rasa.

Kalau kata orang, manusia itu hobinya menyesal belakangan. Saat melakukan sesuatu yang dia tau kalau itu salah. Dia tau kalau dia melakukan ini akan berakhir dimana. Narkoba. Korupsi. Membunuh. Dan banyak tindak kriminal lainnya. Dia tau kalau itu salah. Tapi dia tetap melakukan. Yang dia peduli adalah, bahagia di saat ini. Dia nggak mikir bagaimana selanjutnya. Bagaimana kalau udah ketangkap. Bagaimana nasib keluarganya. Orang tua. Anak. Istri. Atau suaminya. Kenapa itu semua terjadi? Jawabannya karena pikiran manusia selalu dicampuri oleh makhluk laknat, syaitan. Makanya nggak heran kalau ada yang wujudnya manusia tapi sifatnya syaitan. Astagfirullah.

Manusia emang tempatnya lupa. Manusia emang tempatnya salah. Tapi, kalau sudah tau yang dilakukan salah, jangan ada kata ah terlanjur basah, ya udah mandi aja sekalian. Jangan. Ini bahaya teman-teman. Kalau udah di tahap terlanjur, segera nyalakan lampu kuning di diri kita, apakah setelah ini akan menyalakan lampu merah atau lampu hijau terhadap apa yang dilakukan.

Bahagia adalah hal yang diinginkan setiap orang. Pun dengan kesedihan, semua orang nggak ada yang mau andai sebelum diberi kesedihan Allah bertanya dulu, mau nggak kalau di kasih kesedihan? Pasti semua pada sepakat bilang nggak mau.

Manusia milik Allah, apapun yang akan dilaluinya ya terserah Sang Pencipta. Kapan waktunya bahagia, kapan waktunya kecewa, kapan waktunya di atas, kapan waktunya di bawah. Itu semua pasti terjadi. Sudah ditentukan. Kita sebagai manusia tinggal menjalani saja.

Hidup di dunia ini penuh liku-liku, ada suka terkadang duka. Semua yang bernama manusia pasti merasakannya. Baik atau buruknya ya di ambil hikmahnya saja. Allah berikan bahagia tentu untuk memberikan kita pelajaran tentang bersyukur. Allah berikan ujian dan masalah pun juga untuk memberikan kita pelajaran tentang bersabar.

Hidup itu harus lihat ke depan, tapi sesekali kita perlu lihat ke belakang. Hidup itu jangan cuman lihat orang yang diatas, tapi lihat juga orang yang ada dibawah. Ketika berada diatas, bantulah orang yang ada dibawah. Ingat, jangan mengharap imbalan, kembalikan niat baiknya kepada Sang Pencipta, segala kebaikan yang dilakukan orang lain kepada kita jangan dibalas dengan kejahatan, kalaupun orang lain balas dengan kejahatan, kita balaslah dengan kebaikan. Apapun yang orang lakukan kepada diri kita kembalikan pada Sang Pencipta, cukup ucap di hati sambil berdiri memandang langit yang luas ” biar Allah Yang Balas “.

Karena tanpa bantuan Allah, kita tidak bisa apa-apa. Tanpa campur tangan Allah semua nggak akan terjadi. Walaupun kadang nggak sesuai sama harapan kita, tapi percayalah itu terbaik untukmu. Apapun yang kamu lalui dalam Hidup, suka maupun duka, lika-liku hidup yang bagaimanapun, selalu libatkan Sang Pencipta di dalamnya. Karena hidup Allah yang berikan, kita yang menjalani semua takdir yang ditetapkan, sabar dan syukur selalu jadi kunci utama, terus jalani hidup jangan pernah menyerah dan putus asa, sampai waktunya tiba kita kembali pada Allah.

Hidup itu apapun yang terjadi, jalani takdirnya, nikmati prosesnya, dan syukuri apapun yang diberikan pada kita.

Semangat, kalian mungkin pernah melakukan yang neng sebutin diatas, jangan lupa neng pun juga manusia. Neng pun juga pernah seperti itu. Karena semua yang neng tulis adalah based on true. Berbagi cerita dan pengalaman adalah bahagia yang tiada tara.

Terimakasih sudah membaca ^^

#wisdomoflife #storyofmylife #sharingiscaring #selfreminder #maknabahagia

Yang Lebih Menyakitkan Dari Patah Hati

Assalamualaikum ^^

Hola ^^

Dalam hidup, tentu ada banyak hal yang kita lewati. Bahagia, kecewa, sedih, jatuh cinta, bahkan patah hati, semua pasti pernah kita lewati.

Bohong kalau kamu bilang belum pernah bahagia, buktinya saat kamu kecil dibeliin mainan sama orangtua aja senang bukan main.

Bohong kalau kamu bilang belum pernah merasa kecewa, buktinya saat apa yang kamu lihat gak sesuai dengan harapanmu, kamu mencoba menyalahkan keadaan, orang lain, diri sendiri, bahkan mungkin Tuhan.

Bohong kalau kamu bilang belum pernah merasakan kesedihan, buktinya ketika kamu kecil mainanmu direbut teman atau saudaramu dan kamu nggak sanggup mempertahankan itu, air mata mulai membanjiri pipimu dan kamu berlari mencari tempat pengaduan.

Bohong kalau kamu bilang belum pernah jatuh cinta, buktinya dimanapun kamu berada, asal ada yang baik sedikit kamu mulai jatuh cinta.

Bohong kalau kamu bilang belum pernah patah hati, buktinya saat kamu menyukai seseorang, lalu seseorang itu memilih orang lain, kamu mulai merasa nggak punya harapan dan hatimu hancur seketika.

Tahukah kamu kenapa semua itu terjadi?

Semua itu terjadi karena cinta. Cinta nggak hanya tentang 2 orang asing yang awalnya nggak saling kenal. Tapi bisa juga terhadap keluarga dan hal lainnya. Cinta nggak hanya tentang hati dan perasaan, tapi juga tentang logika.

Di awal jatuh cinta, tentu rasanya senang, bahagia, berseri, ceria, bahkan kamu merasa hari-harimu sangat berwarna. Di tengah proses mencintai nggak bisa kamu pungkiri bahwa mulai ada rasa yang berubah. Selama apapun kamu menjalani hubungan, jika sudah bosan akan berubah juga. Sebanyak apapun kamu mencintai dia, saat tidak saling pengertian pun akan bertengkar juga. Sebanyak apapun kamu berusaha untuk setia, saat ada godaan lain, baik dia ataupun kamu suatu saat setia hanya jadi kata-kata. Bagaimana? Pedih bukan saat seperti ini? Kamu akan mulai merasa di bohongi dan dikhianati, sampai akhirnya kamu merasa patah hati, sedih, galau tidak karuan.

Padahal, taukah kamu ada yang lebih menyakitkan daripada sekedar patah hati. Yaitu, kehilangan yang ditambah penyesalan.

Kalau sudah kehilangan, janji hanya tinggal janji, setia pun hanya tinggal kata-kata, rasa menyesal pun mulai berdatangan, penampilan dirimu pun mulai tak karuan.

Kehilangan mungkin membuatmu, patah hati.

Kehilangan mungkin membuatmu, kecewa.

Kehilangan mungkin membuatmu, sedih, gelisah, galau, dan merana.

Kehilangan mungkin membuatmu, hilang arah bahkan hilang akal.

Kehilangan yang paling menyakitkan adalah kehilangan orang yang dicintai di dunia ini, dia pergi meninggalkanmu, dan tidak pernah bisa kembali ke dunia lagi, ke dalam pelukanmu. Sementara, ada banyak rencana dan harapan yang belum sempat jadi kenyataan, ada banyak janji yang belum sempat terpenuhi, ada banyak cerita dan rahasia yang belum diketahui, ada banyak tempat indah yang belum dikunjungi, dan ada banyak momen bahagia yang belum sempat dijalani. Apa yang kamu rasakan? Tentu saja menyesal.

Andai tau dia pergi begitu cepat pasti semua rencana akan usaha dibuat jadi kenyataan, andai tau dia pergi begitu cepat pasti semua janji akan dipenuhi, andai tau dia pergi begitu cepat pasti semua waktu dilewati untuk mengunjungi tempat indah, yang akan menghasilkan kenangan indah.

Namun sayang, kata andai hanya sekedar andai. Karena kita tidak pernah tau kapan waktu akan berakhir. Tugasmu menjaganya pun sudah selesai.

Sampai kapanpun kehilangan memang meninggalkan luka yang sangat dalam. Karena kehilangan lebih sakit daripada sekedar patah hati. Apalagi kehilangan untuk selama-lamanya. Bersedih pasti. Menangis pun juga pasti.

Sedih boleh, menangis pun silahkan, putus asa jangan. Tapi, apapun alasannya jangan sampai menyiksa diri. Entah nggak mandi atau nggak makan. Yang akhirnya bikin kamu seperti mayat hidup. Manusia butuh mandi agar bisa berpikir jernih. Manusia butuh makan agar bisa bertenaga. Sesayang apapun, secinta apapun, kalau dia sudah pergi, ya sudah. Menangislah seperlunya. Karena kamu harus segera sadar, kamu harus segera ingat, bahwa kamu berjanji akan selalu bahagia. Bangkitlah dari kesedihan. Ikhlaskanlah sebuah kehilangan. Terimalah kenyataan. Yakinlah, semua yang di dunia ini nggak ada yang kekal abadi, bila saatnya tiba, kamu pun akan pergi menemui Sang Pencipta.

Gunakan waktumu yang tersisa sebaik mungkin, lakukanlah banyak hal yang bermanfaat, banyaklah berbuat baik, jangan lupa selalu bersyukur, dan berusahalah untuk tidak mengeluh. Kamu belajar, kita semua belajar. Kehilangan memang menyakitkan, namun saat kamu bisa mengikhlaskan, kamulah manusia yang berjiwa besar. Saat kamu bisa bersabar, percayalah akan janji Tuhanmu adalah pasti.

Ketika semua nggak sesuai sama rencanamu. Ketika semua nggak sesuai sama keinginanmu. Ketika semua nggak sesuai sama harapanmu. Jangan pernah menyerah untuk selalu mencoba dan terus mencoba. Karena janji Tuhanmu adalah pasti, dan Rencana-Nya sangat indah untuk kita semua.

Semangat ^^ jangan sedih lagi ya ^^

5 Hal Yang Dilakukan Di Pagi Hari

Hasil gambar untuk 10 menit pertama bangun tidur

Assalamu’alaikum ^^

Hola ^^

Bangun tidur ku terus mandi

Tidak lupa menggosok gigi

Habis mandi ku tolong ibu

Membersihkan tempat tidurku

~ Pak Kasur ~

Hari ini, neng sangat sangat excited sekali. Nggak sabar buat share tulisan ini dari tadi malem. Tulisan ini adalah sebuah rangkuman dari satu acara talkshow motivasi dan inspirasi yang narasumbernya adalah Merry Riana. Karena menurut neng, belum tentu semua orang nonton acaranya yang berjudul I’M POSSIBLE. So, neng akan share disini. Semoga bermanfaat yaaa ^^ Selamat membaca, semoga terinspirasi dan berubahlah jadi lebih baik, kalau neng bisa kalian juga pasti bisa ^^

Kenapa harus pagi ? Kenapa pagi-pagi harus happy?

Pagi adalah saat di mana kita memulai hari. Bagaimana keadaanmu hari itu, semua tergantung bagaimana kamu memulai hari di pagi hari. Karena suksesmu, tergantung bagaimana kamu memulainya di pagi hari. Kita mungkin sering bertanya, apa yang terjadi ketika hari ini, bertemu pagi, bertemu orang tua, pasangan, atau temen, pagi-pagi udah berantem, ketika berangkat kerja kena macet, sampai kantor ada bos yang wajahnya datar dan marah-marah, sampai di meja kantor kerjaan menumpuk, belum lagi ada temen yang nggak masuk kerja, kerjaan kamu akan bertambah. Kamu pasti merasakan kesel yang luar biasa. Apa yang salah hari ini?

Jawabannya sangat simpel. Yang salah bukan keadaan, tapi bagaimana kamu memulai hari ini. Karena apa yang kita mulai hari ini, akan berpengaruh terhadap apa yang kita lakukan seharian ini. Itulah mengapa, dalam 10 menit pertama yang sangat penting untuk dilakukan. 10 menit inilah yang akan menentukan apakah kita sukses kedepannya atau tidak. Karena apa yang kita mulai hari ini, akan sangat menentukan masa depan kita. Jangan pernah takut untuk berubah. Karena perubahan yang baik akan membuat hidup kita jadi lebih baik. Dan berubah dapat dimulai dengan melakukan hal-hal yang kecil di pagi hari.

5 Hal yang harus di lakukan di pagi hari, saat 10 menit pertama bangun tidur, yaitu :

  1. BERDOA DAN BERSYUKUR

Hasil gambar untuk berdoa dan bersyukur

Ketika bangun tidur, seringkali hal pertama yang dilakukan adalah buka handphone. Entah bikin status ataupun foto selfie. Pertanyaannya, baikkah itu untuk mengawali hari? jawabannya tidak.  Oleh sebab itu, ketika bangun tidur, pertama kali membuka mata, jangan melakukan apapun, tapi berdoa dan bersyukur. Caranya? Ada banyak hal yang bisa kita syukuri. Coba sejenak, pejamkan mata lalu tarik napas dan hembuskan perlahan. Bayangkan dan pikirkan. Tidak semua orang seberuntung kita. contoh kecil adalah bernapas. Betapa mudahnya kita bernapas. Lihatlah, orang-orang di luar sana yang ketika bernapas pada saat ini, susah menarik napas dan menghembuskan napas dengan tabung oksigen. Ketika kita membuka mata bisa melihat wajah orang lain. Papa, mama, adik, kakak, siapapun itu. Syukuri, bahwa kita masih hidup. kita masih bisa bernafas. ketika berangkat kekantor dan melihat betapa banyaknya tumpukan kerjaan, kemudian mengeluh. Ingatlah, betapa banyaknya orang di luar sana yang menginginkan pekerjaan seperti kita. Sementara kita, memiliki kerjaan yang seharusnya kita syukuri, malah dikeluhkan. Jangan keluhkan apa yang sedang kita jalani, tapi syukuri, karena ketika kita mengeluh, segalanya akan berubah menjadi negatif dan kita hanya akan menjadi orang yang gagal. kalau kamu tidak ingin gagal, mulailah untuk bersyukur dengan hari ini.

2. MEMILIH ENERGI YANG INGIN DIBAGIKAN

Hasil gambar untuk energi positif

Kita pasti seringkali merasa excited ketika ada hal yang ingin kita lakukan hari ini. Bahkan, sejak jauh hari sudah merencanakan apa yang digunakan pada hari H. Pakai baju apa, pakai celana/rok apa, pakai jilbab apa, bawa tas apa, dan lain sebagainya. seringkali kita meluangkan waktu untuk memilih baju, celana, sepatu, bahkan berdandan. Tapi ada hal yang kita lupa. Bahwa yang paling berpengaruh untuk hidup adalah sebuah energi. Karena energi akan membawa rejeki. Energi dan rejeki hubungannya sangat erat. Jika energinya besar, rejeki juga ikut besar. Kalau energinya kecil, rejekinya juga akan kecil. untuk itu, mulailah pagi dengan memilih sebuah energi atau emosi apa yang ingin dibagikan di sekitar kita pada hari ini. Apakah Ceria, Happy, bersyukur, lebih sabar, dan lain-lain. Kalau bukan kita yang memilih energi tersebut, maka orang lain yang akan memberi energi kepada kita, entah energi negatif atau energi positif. Hal itu sangat berpengaruh terhadap apa yang kita lakukan hari ini.

3. TIDAK MENUNDA-NUNDA

Hasil gambar untuk tidak menunda nunda bangun

Setiap hari, ketika menjelang tidur mungkin kita akan menyetel alarm yang niatnya agar memudahkan kita untuk bangun di pagi hari. Ada 3 tipe orang ketika bangun pagi:

a. sleeper, tipe orang yang tidurnya pulas. Berapun alarm yang dipasang, jam berapapun alarmnya di setel. Ketika alarm tersebut berbunyi,  nggak kedengeran.

b. Snoozer, tipe orang yang suka menunda-nunda. Ntar deh, 5 menit lagi deh. Di atur 5 menit lagi, lalu Alarm bunyi lagi, 5 menit lagi deh. Begitu seterusnya sampai udah kepepet, bangun karena telat, buru-buru karena panik.

c. Winner, tipe orang pemenang. Ketika alarm berbunyi langsung bangun. Dan percaya bahwa ini adalah Kesempatan kedua untuk mengubah hal buruk yang terjadi kemarin.

Tipe bangun pagi manakah kamu?

Diantara ketiga tipe diatas, tipe yang paling baik adalah tipe ketiga, dan tipe yang paling buruk, paling fatal untuk hidup kita adalah tipe yang kedua. Jangan pernah menjadi tipe yang kedua. Kalaupun saat ini kita masih jadi tipe yang kedua, belajarlah untuk menjadi tipe yang ketiga perlahan-lahan. Kadang kita suka merasa seperti ini, kok aku suka telat ya? itu semua karena kebiasaan suka menunda-nunda. Entah hal yang kecil sampai hal yang besar. Kalau kita memulai hari dengan menunda-nunda, maka seharian yang akan kita jalani juga banyak hal yang tertunda. Masih maukah hidup seperti itu? kalau tidak, yuk kita sama-sama belajar untuk berubah. Lawan rasa malas yang ada dalam diri kita. Karena sampai kapanpun, malas nggak akan bikin kita sukses. Kalau bukan hari ini kapan lagi? Hargailah dan lakukanlah sebaik mungkin apa yang ingin kita lakukan. Lakukan dengan segera, janganlah suka menunda-nunda. Suksesmu di kemudian hari, tergantung apa yang kamu lakukan ketika memulai hari ini.

4. MERAPIKAN TEMPAT TIDUR

Gambar terkait

Hal kecil, tapi memiliki efek yang besar. sesuatu yang kita lakukan berulang kali, akan menjadi kebiasaan. dan kebiasaan itu nantinya akan membentuk karakter, dan karakter itu akan menentukan hidup kita. Mulai dengan hal kecil. Merapikan tempat tidur adalah hal yang sederhana tapi memiliki makna, yaitu berhasil melakukan tugas pertama di hari ini. Jangan meremehkan hal-hal kecil. jika tidak bisa melakukan hal-hal kecil, bagaimana kita akan bisa melakukan tanggung jawab yang lebih besar suatu hari nanti?

AFIRMASI POSITIF

Hasil gambar untuk sugesti positif

Sugesti diri yang positif dengan kata kata yang baik. Karena, kata-kata adalah sebuah doa. Apa yang kita katakan terhadap diri kita akan menjadi doa. Sugesti positif akan membuat kita melakukan hal yang postif, sugesti negatif akan membawa kita menjadi orang yang berperilaku negatif. Jadi, sugestikan diri kita untuk melakukan afirmasi yang positif.

Lakukan hal seperti ini, setiap pagi di 10 menit pertama bangun tidur. Ada banyak afirmasi positif untuk diri kita, berikut adalah contohnya:

Hari ini akan menjadi hari yang baik. Hari yang penuh berkah. Hari yang menyenangkan.

Saya bahagia. saya sehat, saya siap menjalani, hari ini dengan semangat.

saya bisa, saya istimewa, dan semua yang saya butuhkan, sudah ada dalam diri saya.

Ketenangan, kejernihan pikiran, kepercayaan diri.

Hari ini, hal-hal indah akan hadir dalam hidup saya. Pintu kesempatan akan terbuka lebar. Semua yang dikerjakan akan berjalan lancar.

Hari ini saya merasakan begitu banyak cinta. Begitu bahagia, dan begitu bersyukur.

Hari ini adalah hari yang terbaik untuk hidup saya.

Hal yang besar kita jalani tentu di mulai dari hal yang kecil. Masa depan dimulai dari hari ini. Hari ini dimulai dengan bersyukur. Lakukan 10 menit pertama setelah bangun tidur, untuk bisa sukses di kemudian hari. Karena menjadi sukses, menjadi bahagia adalah hak semua orang. Kejarlah mimpi dengan usaha dan langkah nyata.

Sekian rangkumannya, semoga bermanfaat untuk kita semua, Kalian belajar neng pun juga belajar. Kadang banyak yang bilang tulisan neng menginspirasi, neng pun juga terinspirasi, tapi inspirasi saja nggak cukup, kita harus melakukan. Langkah pertama yang kita lakukan adalah berubah. Belum bisa melakukan perubahan hal yang besar, mulailah dengan hal yang kecil.

Terimakasih sudah bersedia untuk membaca ^^.