Review Dr. Oz Indonesia – Khasiat Kulit Buah

hi ^^

i’m back again with review informasi tentang kesehatan 🙂

seperti yang sudah diketahui bahwa salah satu acara tv favorit aku adalah Dr. Oz Indonesia. dan disana aku banyak dapet informasi seputar kesehatan, yang menurut aku ini akan sangat bermanfaat, oleh karena itu aku memutuskan untuk membaginya kepada kalian yang mungkin melewatkan acara ini. semoga bermanfaat.

Di episode kali ini, di awali dari Dr. Reisa Broto Asmoro yang membahas tentang manfaat kulit buah-buahan. Dr. Reisa sudah menyiapkan buah Jeruk, apel, pisang, dan kiwi. Yang Selama ini yang kita tau dan kita perhatikan, banyak orang yang makan buah-buahan tersebut dengan mengupas kulitnya terlebih dahulu. Terkecuali buah apel, tidak sedikit orang yang juga makan tanpa mengupas kulitnya. Salah satunya aku 😀 sebenernya itu karena males ngupas sih, abis kulit apel kan tipis gitu :D.

Banyak orang yang masih beranggapan bahwa mengupas kulit buah adalah cara terbaik untuk mengonsumsi buah-buahan dengan alasan kebersihan. Membersihkan kulitnya pun bermacam-macam cara. Cara terbaik adalah dengan mencucinya menggunakan sabun khusus buah, lalu dibilas dengan menggunakan air yang sudah matang. Baru setelahnya boleh dikonsumsi.

Dr. Reisa menjelaskan bahwa ternyata di dalam kulit-kulit buah-buahan tersebut banyak sekali mengandung manfaat yang baik untuk kesehatan yang bahkan melebihi dari daging buah itu sendiri. Tidak percaya? Saya juga pertamanya enggak percaya 😀 mari kita simak penjelasan Dr. Reisa mengenai manfaat dari kulit buah yang bisa dikonsumsi. Terdapat 4 jenis buah-buahan yang dapat dikonsumsi bersama buahnya.

  1. Apel

Kulit Apel mengandung senyawa pektin yang membantu mengontrol kolesterol dan gula darah. Kulit apel juga kaya akan anti-oksidan, seperti Quarcetin. Dalam penjelasan Dr. Reisa, banyak studi yang sudah mengatakan bahwa quarcetin dapat membantu melawan sel kanker dan baik untuk memperbaiki ingatan (biar gak cepat lupa). Selain itu, kulit apel juga mengandung serat yang tinggi. Kandungan serat dalam kulit apel adalah 4,4 gram per-butir dan 2,1 gram ada di dalam kulitnya. Oleh karena itu, perbanyaklah konsumsi apel dengan kulitnya sekaligus.  *oohh, pantes aja para pelajar di luar sana banyak yang sarapan dengan buah apel, ternyata salah satu manfaatnya adalah baik untuk ingatan, pantes mereka yang diluar sana cerdas, sarapannya yang bergizi begini, apalah dayaku yang kalo sarapan pakenya mie sama nasi :D*

  1. Pisang

Pisang mengandung potasium yang berfungsi untuk metabolisme tubuh, seperti otak, otot, dan saraf. Pisang mengandung potasium  yang baik untuk menghilangkan pegal-pegal dan serotonin yang membantu perasaan bahagia. Serotonin berfungsi untuk mengatur kerja usus (nafsu makan), serta untuk regulasi suasana hati (penstabilan mood). Kulit pisang kaya akan kandungan unsur gizi yang cukup lengkap, antara lain: karbohidrat, protein, lemak, kalsium, zat besi, fosfor, dan beberapa vitamin seperti B dan C, serta air. *pantes aja kadang kalo lagi lelah atau kehabisan energy gitu, makan pisang energy kembali ada, dan lagi-lagi pisang adalah salah satu sarapan rutin yang dikonsumsi oleh pelajar-pelajar luar, mungkin karena inilah mereka gak ngantuk pas belajar, lah aku makannya mie kalo sarapan, pantes aja ngantuk pelajaranpun jarang masuk ke otak 😀

Dr. Reisa juga menjelaskan, mengonsumsi kulit pisang bisa dengan mengolahnya terlebih dahulu, misalnya menjadi jus. Caranya, bersihkan kulit pisang lalu langsung blender sampai halus.

  1. Kiwi

Mengonsumsi buah kiwi dengan kulitnya, kita akan mendapatkan serat 3 kali lipat daripada mengonsumsi daging buahnya saja. Buah kiwi sendiri mengandung vitamin C yang lebih banyak daripada jeruk, papaya, dll. Adapun manfaat dari kulit buah kiwi adalah:

  1. Mengandung anti-oksidan 3 kali lebih tinggi daripada buahnya.
  2. Penawar keracunan makanan
  3. Sebagai bahan makanan anti penuaan
  4. Jeruk

Buah jeruk memiliki banyak vitamin, seperti Vitamin C, E, A, dan dalam kulitnya terdapat tambahan vitamin B. adapun manfaat mengonsumsi kulit jeruk yakni:

  1. Anti kolesterol
  2. Mengatasi perut mulas
  3. Menyehatkan pencernaan.

Salah satu cara untuk mengonsumsi kulit jeruk adalah dengan menyerut kulit jeruk bagian luar, kemudian mencampurkannya dengan berbagai bahan makanan favorit kita.

sekian, semoga informasi ini bermanfaat untuk kita semua.

Review Dr. Oz Indonesia – Bahaya Makan Mie dengan Nasi

ceritanya ini adalah draft yang udah lama banget bersarang, daripada dibuang sayang mending di posting, siapa tau bermanfaat 🙂

Hi.. aku dari tadi malem kan travelling ke yutub 😀 nah aku gak sengaja nemu dr. Oz. Tau kan itu program apaan? Dr. Oz merupakan salah satu program acara di stasiun trans tv yang dibawakan oleh dr. Ryan Thamrin *ni dokter boleh juga, ganteng kok hehe*. Jadi pas aku gak sengaja nemu ya udah aku klik aja salah satu judul videonya, nah yg aku nemu ini dengan bintang tamunya Arumi Bachin, yang akan membahas tentang bahaya makan mie dengan nasi *omegat makan mie dengan nasi itu kebiasaan aku kalo gak ada makanan lain, jadi gimana dong nasib tubuh aku selama ini??? Jadi pengen tau*.
Dr. OZ Bilang, makan mie dengan nasi itu bahaya. kenapa? Karena mie mengandung ‘karbohidrat’ dan mie juga mengandung karbohidrat, gak ada protein, dan lemak baik yang terkandung di dalamnya, karena selain karbohidrat yang menambah energi, kita juga membutuhkan protein dan lemak, tentunya lemak baik untuk tubuh kita.
Nah, di sini Dr. Ryan mendiskusikannya bersama Dr. Mangatas SM Manalu, SpPD, spesialis penyakit dalam Tentang bahaya makan mie dengan nasi yang hanya mengandung karbohidrat untuk tubuh di masa yang akan datang. Kata Dr. Mangatas, zaman sekarang ini kita tidak boleh makan hanya karena ‘enak’nya suatu makanan, tetapi harus mempertimbangkan apakah gizi dari makanan tersebut cukup untuk kita. Nah, sementara gizi yang cukup itu ada karbohidrat, protein, lemak, mineral, vitamin, dsb. kalau seandainya seseorang makan mie dengan nasi, maka karbohidrat dengan karbohidrat yang utamanya. Sementara nasi, untuk porsi kecil seperti porsi ‘restoran padang’ sudah mengandung 400 kalori lalu di tambah dengan mie instan mengandung 300-350 kalori, maka sekali makan mie dengan nasi kita akan mengonsumsi total kalori
750-800 kalori per porsinya.
Menurut Dr Mangatas lagi, secara normal ketika kita mengonsumsi suatu makanan dan makanan itu dicerna maka akan menjadi gula yang akan menyebabkan pankreas menghasilkan hormon insulin. Jadi, jika kita makan banyak dengan kadar kalori yang tinggi, maka insulin juga akan melonjak tinggi. Jika insulin naik maka lama kelamaan akan menimbulkan diabetes. jadi, mengonsumsi nasi putih dengan mie instan bisa menyebabkan diabetes.
Menurut Dr. Ryan, walaupun kita diet protein dan lemak, makan yang mengandung karbohidrat di tambah karbohidrat, malas beraktivitas, jarang berolahraga, maka karbohidrat tadi akan di pecah lagi menjadi lemak dan terjadi penumpukan lemak yang tidak hanya di hati karena kalau lemak jahat di metabolisme oleh sistem pencernaan, maka lemak itu akan dikirim ke hati. Dan juga, selain itu lemaknya akan berkumpul di perut yang dapat menyebabkan ‘obesitas’. Jika lingkaran perut lebih dari setengah badan maka akan memicu berbagai macam penyakit, salah satunya ‘diabetes’, seperti yang dikatakan oleh Dr Mangatas tadi.
Kebiasaan makan yang sederhana seperti ini perlahan-lahan harus mulai dirubah, walaupun anda ingin mengonsumsi karbohidrat, lengkapi dengan kebutuhan lain seperti yang mengandung protein, lemak baik, vitamin dan mineral.
Nah, itulah tadi yang dikatakan oleh Dr. Ryan dan Dr. Mangatas tentang bahayanya mengonsumsi mie dengan nasi, karena sesama karbohidrat bila dicerna akan menjadi gula yg menyebabkan pankreas mengandung insulin sehingga lama kelamaan akan menimbulkan penyakit diabetes atau yang kita kenal dengan kencing gula/manis.

Sesederhana apapun makanan yang kita konsumsi sehari hari, kita harus tetap memperhatikan dan mempertimbangkan asupan gizi untuk tubuh kita. Gak ada salahnya jika kita memilih makanan yang memiliki kecukupan gizi untuk kesehatan tubuh kita. Karena kesehatan adalah yang utama di atas segalanya.

sekian, semoga bermanfaat 🙂

Review Dr. Oz Indonesia – Manfaat dan Bahaya Kuning Telur

Hah? Kuning telur selain punya manfaat ada bahayanya juga? penasaran, yuk intip penjelasan Dr. Oz, tentang fakta-fakta ‘si kuning telur’. Check it out>>>>>

sebelum membahas bahayanya, lebih baik kita mengetahui manfaat kuning telur telebih dahulu. apa saja manfaatnya? ini dia.

Manfaat Kuning Telur:

  1. Meningkatkan fungsi otak. Otak manusia selain dibangun oleh sel juga oleh sistem syaraf. kuning telur mengandung asam amino seperti AA, DHA, Klorin. klorin ialah sejenis mineral yang akan membangun beberapa struktur dari sel-sel otak dan syaraf.
  2. menguatkan tulang dan gigi. kuning telur mengandung banyak vitamin seperti vitamin A, D, E, K, dan B6 yang berfungsi untuk meningkatkan kekuatan tulang dan gigi terutama bagi ibu hamil, menyusui atau anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.
  3. meningkatkan stamina. setelah diteliti kuning telur yang juga mengandung kolesterol dibutuhkan untuk membangun sel penyusun hormon pria (testosteron).
  4. penunda lapar (kenyang lebih lama). mengonsumsi telur (putih dan kuningnya) lebih baik daripada sehelai gandum. banyak masyarakat yang khawatir dengan telur karena mengandung kolesterol. kandungan kolesterol dalam telur sebanyak 180-200/butir. sementara, kebutuhan tubuh manusia akan kolesterol hanya 350 mg/hari (sekitar 1-2 butir telur per hari).

lalu bagaimana dengan mengonsumsi telur mentah yang dikatakan oleh sebagian orang adalah sehat? benar atau salah? jawabannya adalah salah. karena mengonsumsi telur mentah akan berbahaya karena masih mengandung Salmonella, Toxoplasma, Sitomegalovirus.

selanjutnya, kuning telur juga bermanfaat untuk wanita, terutama dalam hal kecantikan. seperti apa? yaitu membuat masker kuning telur. bagaimana cara membuatnya?

  1. pisahkan 3 butir kuning telur
  2. kocok hingga rata
  3. oleskan pada wajah yang sudah dibersihkan terlebih dahulu secara merata.
  4. diamkann hingga 20-30 menit

masker kuning telur berfungsi untuk menunda penuaan dini (anti aging) pada kulit wajah. ketika menggunakan masker, ada daerah-daerah tertentu yang harus di hindari, yaitu daerah kelopak mata dan area bibir. masker kuning telur juga berfungsi untuk menutrisi kulit dan mempercepat mengeringkan jerawat, mengecilkan pori-pori serta mengangkat komedo. masker kuning telur cocok untuk jenis kulit berminyak dan kulit kering, karena dapat menutrisi dan melembabkan kulit wajah.

nah, itulah tadi yang telah dibahas oleh Dr. Ryan dalam acara Dr. OZ mengenai kuning telur, manfaat ataupun bahayanya. yang dapet gue ambil dari nonton acara ini, bahwa cantik itu tidak harus mahal. yang terpenting merawat, menjaga, dan senantiasa membersihkan wajah secara teratur dapat membantu dalam proses cantik alami.